Berita

Bintang/net

Politik

Zainal Bintang: Golkar Harus Segera Gelar Munas Dan Rombak Seluruh Pengurusnya

MINGGU, 19 NOVEMBER 2017 | 00:09 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

SAATNYA, GOLKAR KEDEPANKAN MORALITAS

RMOL. Pergumulan di dalam tubuh Golkar saat ini seyogyanya jadi pembelajaran. Bukan saja terhadap keluarga besar Partai Golkar, tapi juga bagi bangsa Indonesia. Pembelajaran itu yaitu untuk tidak menghalalkan segala cara untuk berkuasa.

Demikian disampaikan politisi senior Partai Golkar Zainal Bintang kepada wartawan, Sabtu (18/11).


Zainal mengaku sangat prihatin dan terpukul atas apa yang menimpa Ketua DPR RI sekaligus Ketua Umum partai berlambang beringin itu.

"Aspek moral yang menjadi penanda ketinggian akhlak seseorang itu, nampaknya tidak ada tempatnya di dalam jiwa Setya Novanto", ujar Bintang.

Menurut mantan wartawan senior itu, rentetan peristiwa yang menimpa Novanto, menggambarkan  bagaimana runyamnya standar moral yang digenggamnya. Untuk itu, Bintang yang juga anggota Dewan Pakar Golkar, telah berkali-kali mendesak kepada keluarga besar Golkar supaya segera melaksanakan Musyawarah Nasional (Munas_ untuk merombak kepengurusan yang telah merusak nama baik Golkar.

Golkar menurut Bintang, telah dibangun dengan susah payah selama puluhan tahun oleh sesepuh yang berintegritas dan menjunjung nilai moral.

"Golkar harus gelar Munas secepatnya. Tapi keluarga besar Golkar harus mengedepankan nilai-nilai moralitas di dalam  memilih figur pengurus, khususnya yang di pusat," kata Bintang yang juga Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Ormas MKGR.

Melalui Munas, Bintang juga mendesak, Golkar harus merombak kepengurusan yang dipimpin oleh Novanto.

"Karena tindakan merekalah maka nama baik sekarang jadi tercemar dan hancur, Janganlah beri tempat kepada mereka yang hobbynya mempermainkan hukum," ujar Bintang.

Bintang menekankan Golkat butuh orang yang taat hukum dan bermoral tinggi.[san]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Prabowo Akui Punya DNA India, Suka Bergoyang Kalau Ada Musik

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:09

Pansus DPR Desak Kemendagri Percepat Penyusunan DIM RUU Daerah Kepulauan

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:02

Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Total Kini 110 Unit

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:50

KPK Harus Tegas, Pengembalian Amplop Raja Juli Tidak Hapus Dugaan Pidana

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:44

Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Tambang PT PMM, Ada Pegawai Bea Cukai

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:43

Prabowo Peluk Erat Modi saat Antar Kepulangannya Menuju India

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:34

Kekuatan Jokowi cuma Uang, Bukan Ideologi

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:32

Memahami Aturan Paspor Diplomatik: Siapa Saja yang Berhak Memilikinya?

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:18

Rekor Baru Messi di Piala Dunia Lewati Maradona

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:17

Ketidakadilan Laga Argentina vs Mesir Bersifat TSM

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:00

Selengkapnya