Berita

Foto: KBRI Moskow

Global

Harmoni Khatulistiwa Harumkan Nama Indonesia Di St. Petersburg International Folklore Festival

SABTU, 18 NOVEMBER 2017 | 20:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Tim Kesenian Indonesia dari Universitas Prasetiya Mulya, Tangerang berhasil keluar sebagai juara umum dalam the 10th International Folklore Festival "Interfolk in Russia" di St. Petersburg, Rusia yang berlangsung tanggal 10-14 November 2017 lalu.

Mahasiswa-mahasiswa pecinta seni yang tergabung dalam Student Activity Club (SAC) Tari Tradisional Sasikirana ini datang ke salah satu kota budaya di Rusia yang sudah memasuki musim dingin untuk berkompetisi. Suhu yang hampir nol derajat Celsius tidak membekukan semangat Tim Kesenian Indonesia untuk meraih prestasi. Mereka bahkan memberikan kehangatan Indonesia kepada aula festival dengan penampilan-penampilan yang sangat memukau para pengunjung.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 59 Tim dari 11 negara berusaha menampilkan yang terbaik. Tim Kesenian Universitas Prasetiya Mulya yang beranggotan 13 orang merupakan satu-satunya peserta dari Indonesia dan Asia. Negara-negara lain yang ikut serta antara lain Rusia, Ekuador, Kuba, Belgia, Iran, Romania, Inggris, Latvia, Swiss dan Estonia.


Pada babak semi final, Tim Kesenian Universitas Prasetiya Mulya  menampilkan "Harmoni Khatulistiwa" melalui tari Zapin Sinapelan dari Riau dan tari kreasi Bali "Gebyar Dewata". Sedangkan dalam babak final, tari Saman Ranto Jaroe dari Aceh menggebrak panggung dan membuat penonton serta dewan juri terkesima dengan gerakan-gerakan tarian dan juga pakaian yang dikenakan para penari.

 Tim Kesenian Universitas Prasetiya Mulya ikut serta dalam kategori D (Folk Dance) dari lima kategori yang diperlombakan. Dengan penampilan-penampilan yang dinilai spektakuler, dewan juri mengukuhkan lima penghargaan sekaligus, yaitu peringkat pertama untuk Folk Dance Category, Special Price of the Jury for Artistry in the Performance of the Competition Program, Referensi Khusus dari Presiden European Association of Folklore Festivals (EAFF) untuk ikut serta dalam the World Championship of Folklore "World Folk" di Bulgaria tahun 2018, dan GRAND PRIX Award of the 10th International Folklore Competition “Interfolk in Russia”.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi yang menerima Tim Kesenian Prasetiya Mulya di KBRI Moskow menyampaikan apresiasi yang tinggi atas keberhasilan yang dicapai dalam festival ini. Tim Kesenian Universitas Prasetya Mulya telah ambil bagian dalam diplomasi kebudayaan.

"Kami sangat bangga dengan capaian ini. Misi ini sebagai bagian dari diplomasi kebudayaan. Indonesia memiliki keanekaragaman budaya, seperti tarian-tarian dan pakaian daerah yang menarik yang dapat ditunjukkan ke dunia internasional melalui festival. Semakin banyak partisipasi dalam berbagai acara budaya, hubungan antar bangsa, terutama di tataran people to people akan semakin kokoh," kata Duta Besar Wahid seperti keterangan yang diterima redaksi akhir pekan ini. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya