Berita

Palestina/Net

Global

Setelah Satu Dekade, Perbatasan Mesir-Gaza Akhirnya Dibuka

SABTU, 18 NOVEMBER 2017 | 19:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perbatasan Mesir-Gaza dibuka kembali di bawah kendali Otoritas Palestina yang didukung Barat untuk pertama kalinya sejak 2007, hari ini (Sabtu, 18/11).

Pembukaan perbatasan ini dilakukan di bawah sebuah kesepakatan rekonsiliasi yang ditengahi Mesir bulan lalu secara resmi memulihkan kontrol administratif Presiden Palestina Abbas di Gaza, termasuk penyeberangan perbatasannya dengan Israel dan Mesir, setelah perpecahan 10 tahun dengan Hamas.

Langkah ini mendapat apresiasi dari warga Palestina yang berharap perjanjian tersebut akan meredakan kesengsaraan ekonomi Gaza dan membantu mereka menghadirkan front persatuan dalam perjalanan mereka untuk kenegaraan, walaupun rincian pelaksanaan kesepakatan tersebut belum diselesaikan sepenuhnya.


Sebelumnya, penutupan perbatasan dilakukan setelah Mesir dan Israel karena mengutip masalah keamanan. Hamas, yang dianggap Barat sebagai kelompok teroris, merebut daerah kantong itu pada 2007 setelah melawan pasukan yang setia kepada Abbas.

Hamas kemudian sepekat mundur dari posisi di tiga penyeberangan Gaza dan menyerahkannya kepada pegawai Otoritas Palestina pada 1 November, dalam sebuah langkah yang dipandang penting untuk mendorong Israel dan Mesir untuk meringankan pembatasan mereka terhadap pergerakan barang dan manusia.

Perbatasan tersebut dibuka selama tiga kali dalam seminggu.

Warga Palestina berharap persimpangan akan beroperasi penuh waktu, seperti yang telah dilakukan sampai tahun 2007. Sekitar 30.000 warga Gaza telah mengajukan permohonan untuk masuk ke Mesir dalam beberapa bulan terakhir, menurut Kementerian Dalam Negeri Palestina. Demikian seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya