Berita

Hariri/Net

Global

Eks PM Lebanon Pulang Dari Saudi Pekan Ini

RABU, 15 NOVEMBER 2017 | 11:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri Lebanon Saad Hariri mengatakan bahwa ia akan kembali ke Lebanon dalam dua hari ke depan. Hal itu disampaikan setelah pengunduran dirinya yang mengejutkan di Arab Saudi menciptakan gelombang kejut di panggung politik Lebanon pekan lalu.

Hariri mengumumkan berita rencana kepulangannya tersebut di sebuah pesan Twitter pada hari Selasa (14/11) di tengah spekulasi tentang kemungkinan kembalinya dia ke Lebanon.

Hariri sendiri diketahui mengumumkan pengunduran dirinya di Riyadh pada 4 November, tak lama setelah melakukan perjalanan ke Arab Saudi. Pengumuman televisi tersebut menunjukkan bahwa ia seperti membaca pesan.


Pejabat pemerintah Libanon dan sumber-sumber senior yang dekat dengan Hariri percaya bahwa Riyadh memaksanya untuk mengundurkan diri dan menempatkannya di bawah tahanan rumah yang efektif sejak dia mendarat di Arab Saudi pada tanggal 3 November, sehari sebelum dia mengumumkan pengunduran dirinya yang mengejutkan di sebuah pidato di televisi yang disiarkan dari ibukota kerajaan.

Kementerian Luar Negeri Lebanon telah berjanji untuk terus menekan Arab Saudi agar tidak menghalangi kembalinya Hariri.

Namun Hariri sendiri dalam sebuah wawancara akhir pekan kemarin mengatakan bahwa dirinya adalah orang bebas yang bermaksud untuk kembali ke negara asalnya dalam beberapa hari ke depan. Ia menjelaskan sejumlah alasan di balik keputusannya untuk mundur yangterkesan tiba-tiba. Hariri mengatakan bahwa dirinya menyadari sebuah plot sedang dibangun untuk mengancam hidupnya. Ia juga menuduh Iran dan gerakan perlawanan Lebanon, Hizbullah, mencampuri urusan negara-negara Arab. Demikian seperti dimuat Press TV. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya