Berita

Foto: Dok/Kemnaker

Ciptakan Lapangkan Kerja, Kemnaker Dorong Tumbuhnya Wirusahawan Baru

RABU, 15 NOVEMBER 2017 | 18:30 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

. Wirausahawan menyumbang peran yang sangat strategis dalam menciptakan lapangan kerja baru di sektor ketenagakerjaan. Keberadaan wirausahawan di era modern saat ini, dapat membuat kreasi produksi membuat produk baru.

Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal Kemnaker Hery Sudarmanto dalam sambutannya di acara Gebyar Win Academy, Minggu (12/11) lalu.

“Adanya produksi membuat kesempatan kerja menjadi lebih terbuka dan berkolerasi mengurangi angka pengangguran,” katanya.


Menurut Hery, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), rasio wirausaha Indonesia pada tahun 2017 sebesar 3,1 persen. Namun, rasio wirausaha tersebut masih lebih rendah dibandingkan dengan negara lain di Asia.

“Perlu kontribusi dari berbagai pihak untuk mendorong pertumbuhan wirausaha di Indonesia. Dengan semakin banyak penduduk yang berwirausaha, maka akan semakin banyak lapangan pekerjaan yang terbuka,” ujarnya Hery.

Saat ini, kata Hery, angkatan kerja Indonesia di dominasi lulusan SD dan SMP, persentasenya mencapai sekitar 60 persen. Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan terus melakukan upaya untuk memberi akses angkatan kerja masuk ke dunia kerja.

“Kita sudah melakukan berbagai upaya masif salah satunya melalui pelatihan kerja dan pemagangan,” katanya.

Lanjut Hery, pencari kerja akan di tingkatkan pengetahuannya melalui pelatihan kerja dan kompetensi. Tujuannya, mereka akan lebih siap masuk ke dunia kerja.

Untuk keahlian, kata Hery, Kemnaker melakukannya dengan program pemagangan dalam rangka mendidik para pencari kerja melalui proses praktek secara langsung  di perusahaan.

“Pilihannya, para pencari kerja yang selesai mengikuti program pelatihan kerja maupun pemagangan bisa masuk ke dunia kerja ataupun menjadi wirausahawan,” pungkasnya. [wid]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya