Berita

Ridwan Kamil/Net

Politik

Orang Desa Anggap Ridwan Kamil Sombong dan Sok Pintar

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 | 19:08 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Pilkada Jabar 2018 semakin seru dengan terpilihnya Ridwan Kamil yang telah mendapatkan rekomendasi dari Partai Nasdem, PKB, PPP dan Partai Golkar. Dalam prosesnya, pengusungan oleh Partai Golkar menuai banyak kecaman dari berbagai kalangan. Itu karena Golkar mendepak begitu saja Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi yang juga merupakan kandidat di Pilgub Jabar 2018 ini.

Dalam survei yang dirilis Indo Barometer Dedi Mulyadi sesunggunya memiliki peluang menang yang meyakinkan. Trend elektabilitasnya menaik dan menempati posisi kedua dengan raihan 18,9 persen dibawahnya ada Deddy Mizwar 14,2 persen.

Perwakilan Indo Barometer Hadi Suprapto mengatakan survei dilaksanakan pada 11 - 15 Oktober 2017 dengan responden sebanyak 800 orang itu memunculkan temuan baru yakni elektabilitas Dedi Mulyadi menyalip Deddy Mizwar.


"Hasilnya berbeda dari hasil survei kami beberapa waktu lalu," ujarnya dalam acara 'Peta dan Profil Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar 2018' di Hotel Aston Braga, Jalan Braga, Kota Bandung, belum lama ini.

Survei memang masih menempatkan Ridwan Kamil di posisi teratas, namun posisi ini bukan strong supporter, sebab masih rentan dan ngeblok di perkotaan. Di wilayah pedesaan Ridwan Kamil belum dikenal dan dipandang tidak merakyat.

Survei itu menunjukan adanya opini negatif, ada ketidaksukaan terhadap RIdwan Kamil. Dia dinilai kurang paham politik 12,5 persen, dan yang tertinggi dipandang sombong dengan persentase 37,5 persen.

Senada dengan temuan Indo Barometer, Jaringan Pemilih Jabar juga menemukan sosok RK tidak sekuat yang diberitakan media massa. Koordinator JPJ Asep Romli mengatakan, lembaganya melakukan diskusi kelompok terfokus atau biasa disebut FGD (focused group discussion) di beberapa wilayah di Jawa Barat.  Hasilnya, ditemukan bahwa Ridwan Kamil  dipandang tidak cocok memimpin Jawa Barat yang mayoritas rakyatnya tinggal perkampungan dan pedesaan.

FGD itu digelar di wilayah Bogor, Karawang, Bandung, Cirebon dan di Ciamis, hasilnya mengemuka pandangan bahwa RK lebih cocok jadi gubernur di Jakarta atau jadi walikota Bandung lagi. Itu karena kemampuannya dipandang spesifik perkotaan.

"Orang desa enggak suka sama RK. Gaya bicara dan bahasanya terlalu tinggi, tidak mudah dipahami. RK dianggap sombong, sok pinter, sepertinya sopan tapi arogan,” ujar Asep dalam paparan hasil FGD di Cirebon, (Selasa, 7/12).

Berdasar dua temuan tersebut dapat diprediksi, pilkada Jabar 2018 akan berlangsung seru. Dedi Mulyadi bisa saja diusung partai lain seperti PDI Perjuangan, Partai Demikrat bahkan bukan tidak mungkin akan berkoalisi dengan Gerindra dan PKS. Posisinya yang dizalimi oleh partainya sendiri akan memberi point khusus dan mendapat simpati publik.

"Orang Jawa Barat itu tidak tegaan, mereka akan simpati bahkan empati pada orang yang dizalimi. Dedi Mulyadi jelas dizalimi dan bukan tidak mungkin akan jadi senjata makan tuan buat Golkar,” demikian Asep. [sam]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Kapolri: Hadapi Persoalan Bangsa Butuh Soliditas

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:58

Ekonomi RI Diguncang Triple Shock, APBN Makin Babak Belur

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:47

Perang Timur Tengah, Siapa yang Diuntungkan?

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:21

Haris Azhar Anggap Broken Penanganan Kasus Lee Kah Hin

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:56

Arahan Google Maps, Mobil Terjun Timpa Rumah Warga

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:51

Safari Ramadan Romo Budi: Dari Sumba ke Bali, Bukber Lintas Agama Bikin Hangat

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:39

Tewasnya Ermanto Usman Murni Kasus Pencurian

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:38

KPK Agendakan Periksa Yaqut hingga Rencana Penahanan

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:27

MQ Iswara Dukung Bahlil Dorong Beasiswa LPDP untuk Santri

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:15

Prabowo Kaget Pertamina Punya 200 Anak Perusahaan, Soroti Kejanggalan Audit

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:10

Selengkapnya