Berita

Natalius Pigai/net

Politik

Natalius Pigai: 7 Juta Penduduk Nganggur, Jokowi Tak Usah Jadi Presiden Lagi

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 | 16:00 WIB | LAPORAN:

Data terakhir menunjukkan masih ada 7,01 juta penduduk Indonesia yang menganggur.

Jika dirinci, tingkat pengangguran terbuka sektor pendidikan dari jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebesar 5,36%, Sekolah Menengah Atas (SMA) sebesar 7,03%. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 9,27%. Diploma III (D3) sebesar 6,35% dan universitas 4,98%.  

"Sangat disayangkan penganggur SMK, Diploma dan Universitas lebih tinggi bahkan akan makin tinggi. Ini sudah ancaman serius Pak Jokowi. Ini menujukkan negara yang dipimpin oleh seorang tukang yang tidak mampu mengatur pendidikan dan lapangan kerja," kata mantan Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Natalius Pigai kepada redaksi, Selasa (7/11).


Natalius mengungkapkan, sejauh pengalamannya saat masih menjabat sebagai Staf Khusus Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemnakertrans) tahun 1999-2005, perkembangan statistik  diatas menunjukkan bahwa program kabinet Joko Widodo tidak pro job.

"Perusahaan-perusahaan ritel dan industri mulai gulung tikar, bahkan terancam bangkrut, juga pengeluaran pemerintah (government expenditure) lebih banyak ke infrastruktur yang justru menyedot lapangan kerja terbatas dan menguntungkan pihak swasta dan asing serta kaum oligarki," tegas Natalius yang juga pernah meenjabat Kepala Bidang Statistik Ketegakerjaan Kemnakertrans tersebut.

Lebih lanjut, Tokoh Nasional asal Papua itu mengatakan penduduk Indonesia tiap tahunnya bertambah 4 juta orang. Jika rasio penciptaan lapangan kerja berdasarkan pertumbuhan ekonomi tiap 1% menyedot 400 pekerja maka pertumbuhan ekonomi saat ini baru mencapai 5%.

"Berarti hanya 2 juta orang terserap, sementara pertumbuhan penduduk 4 juta tiap tahun. Kita terlena sementara bahaya mengancam. Kalau tidak mampu, demi NKRI, lebih terhormat jika Pak Jokowi tidak berambisi menjadi Presiden tahun 2019," demikian Natalius.[san]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya