Berita

Foto/Net

Bisnis

KAI Siap Operasikan 1.619 Unit Kereta

Sambut Natal & Tahun Baru
SELASA, 07 NOVEMBER 2017 | 08:15 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PT Kereta Api Indonesia/KAI (Persero) telah menyiapkan sebanyak 375 perjalanan KA menjelang masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) mulai tanggal 22 Desember 2017 hingga 7 Januari 2018.

Direktur Utama KAI Edi Sukmoro mengatakan, guna melayani masyarakat pada masa angkutan Nataru selama 17 hari ini, pihaknya telah menyiapkan sarana, prasa­rana, dan SDM (Sumber Daya Manusia) untuk mendukung kelancaran pelaksanaan ang­kutan Nataru seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Kami sudah menyiapkan sebanyak 356 perjalanan KA terdiri dari 335 perjalanan KA reguler dan 40 perjalanan KA tambahan untuk melayani masyarakat yang ingin meng­gunakan jasa KA pada masa liburan akhir tahun kali ini," ujarnya di Jakarta, kemarin.


Edi menjelaskan, dua puluh nama KA tambahan dengan 40 perjalanan KA memiliki total kapasitas seat sebanyak 20.880 dan akan beroperasi pada 21 Desember 2017 hing­ga 7 Januari 2018. Namun, beberapa KA seperti Brantas dan Matarmaja Tambahan operasional akan dimulai se­jak 15 Desember 2017.

Secara keseluruhan, terda­pat sebanyak 227.078 seat per hari atau 3.860.326 total seat selama 17 hari masa angkutan Nataru untuk KA reguler, tam­bahan, dan KA lokal. Angka tersebut lebih banyak dibanding tahun 2016/2017 yang tersedia 212.532 seat per hari atau 3.613.044 total seat.

"Kami perkirakan ada ke­naikan sebesar 6,8 persen penumpang dari Nataru tahun lalu. Selain tiket reguler, tiket KA tambahan sudah bisa di­beli mulai 1 November 2017. Per 5 November 2017, tiket KA Jarak Jauh dan Menengah sudah terjual sebanyak 415.749 tiket," ungkap Edi.

Bagi pengguna aplikasi KAI Access yang sudah mengunduh versi ter-update dan melakukan pembelian tiket KA dari aplikasi ini, mulai 2 Oktober fasilitas check in secara online bisa dilakukan langsung dari aplikasinya.

"Masyarakat yang telah mendapatkan e-boarding pass, tidak perlu lagi melakukan check-in dan cetak board­ing pass di mesin Check-In Counter (CIC) di stasiun. Langsung saja menuju gate untuk pemeriksaan identitas dengan menunjuk­kan e-boarding pass kepada petugas," jelas Edi.

Untuk menunjang pelaksan­aan angkutan Natal, dari aspek sarana KA, perseroan meny­iagakan 451 unit lokomotif siap operasi dan 11 unit loko­motif cadangan, serta 1.619 unit kereta siap operasi dan 153 unit kereta cadangan.

Sedangkan, dari aspek pras­arana, seperti tahun-tahun sebelumnya KAI menyiaga­kan alat material untuk siaga (Amus) di daerah-daerah yang rawan bencana alam.

"Total sebanyak 2.143 petu­gas disiagakan, terdiri dari 633 personel PPJ Ekstra, 1190 personil PJL Ekstra, dan 320 personil posko daerah rawan. Jadi, seluruh pegawai KAI dimaksimalkan untuk mem­bantu kelancaran pelayanan di stasiun-stasiun dan tidak diperkenankan mengambil cuti tahunan," tegasnya.

Edi menambahkan, meski jumlah PJL ditingkatkan, pihaknya tetap mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan untuk tetap mematuhi rambu-rambu di perlintasan sebidang.

Hal ini sesuai dengan Un­dang-Undang (UU) No 23 Tahun 2007 tentang Perkere­taapian dan UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) me­nyebutkan bahwa perjalanan KA mendapat prioritas di jalur yang bersinggungan dengan jalan raya.

Sebab, berdasarkan data dari tahun ke tahun, terdapat tren kenaikan jumlah kecelakaan di perlintasan sebidang. Pada 2015 terjadi 169 kecelakaan, 2016 tercatat 295 kecelakaan, dan per 25 Oktober 2017 ter­jadi 377 kecelakaan.

"Ini sangat diperlukan adanya kerja sama dengan seluruh pihak untuk mewujudkan keselamatan bersama," tandas Edi. ***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya