Berita

Michael Fallon/Net

Global

Akui Sentuh Lutut Jurnalis Di Masa Lalu, Menhan Inggris Mundur

KAMIS, 02 NOVEMBER 2017 | 11:02 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Pertahanan Inggris Michael Fallon mengundurkan diri dari jabatannya di tengah skandal pelecehan yang menjeratnya. Ia mengakui perilakunya di masa lalu yang tidak baik terhadap wanita. Kasus tersebut mencuat baru-baru ini.

Fallon juga meminta maaf pada awal pekan ini atas insiden yang terjadi 15 tahun yang lalu dimana dia berulang kali meletakkan tangannya di atas lutut jurnalis Julia Hartley-Brewer. Ia mengakui bahwa perilakunya di bawah standar yang tinggi.

"Budaya telah berubah selama bertahun-tahun. Apa yang mungkin bisa diterima 10-15 tahun yang lalu jelas tidak dapat diterima sekarang. Parlemen sekarang perlu melihat dirinya sendiri dan perdana menteri telah membuat sangat jelas bahwa tindakan perlu ditingkatkan," jelas Fallon.


Dalam surat pengunduran dirinya kepada perdana menteri, Fallon mengatakan bahwa sejumlah tuduhan telah muncul mengenai anggota parlemen dalam beberapa hari terakhir, termasuk beberapa tindakan dirinya di masa lalu.

"Banyak dari ini salah, tapi saya menerima di masa lalu saya telah jatuh di bawah standar tinggi yang kita minta dari angkatan bersenjata yang saya hormati untuk mewakili. Saya telah merenungkan posisi saya dan sekarang saya mengundurkan diri sebagai sekretaris pertahanan," begitu bunyi surat tersebut seperti dimuat The Guardian.

Sebagai jawaban atas surat Fallon, Perdana Menteri Inggris Theresa May mengatakan bahwa ia menghargai sikap Fallon. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya