Berita

Produksi Padi/net

Gunakan Pertanian Digital, Produksi Padi Sumatera Utara Terus Meningkat

RABU, 01 NOVEMBER 2017 | 19:34 WIB | LAPORAN:

Produksi padi Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2017 bisa mengalahkan Sumatera Selatan. Selama ini Sumatera Selatan biasanya menempati peringkat 5 bergeser menjadi peringkat 6 se-Indonesia. Tahun ini, Sumatera Utara menempati peringkat 5 di Indonesia, setelah Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan.

Berdasarkan data dinas pertanian Sumatera Utara, produksi padi pada 2017 Sumatera Utara sebesar 5,1 juta ton diperoleh dari luas 996 ribu hektar.

Gubernur Sumatera Utara Erry Nuradi mengatakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sangat berkomitmen pada pertanian. Karena itu, ia mengaku selalu memberikan motivasi kepada petugas penyuluh dan petugas lapangan lainnya untuk lebih giat terjun ke lapangan.  


“Kami bagikan handphone android bagi 4300-an petugas lapangan agar digunakan untuk melaporkan data pertanian dan dikembangkan aplikasi Pertanian Andalan Terintegrasi Elektronik atau e-paten. Juga diberi insentif berupa kendaraan motor roda-2 bagi penyuluh berprestasi,” ungkapnya saat membuka acara Rapat Koordinasi Pembahasan Data Statistik Pertanian (SP) Padi, Jagung dan Kedelai se Sumatera Utara di Medan, Rabu (1/11).

Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Tanaman Pangan Kementan Sumarjo Gatot Irianto memberikan apresiasi kepada Gubernur Sumatera Utara dalam mendistribusikan HP Android bagi petugas lapangan. Menurutnya upaya tersebut sangat mendukung Kementan dalam mengembangkan "Pertanian Digital".

“Sehingga bertani ke depan tidak lagi konvensional tetapi sudah modern berbasis IT,” katanya.

Untuk diketahui Kementan pada tahun 2017 mendapat penghargaan Top IT Implementation on Minitry 2017 dan Top Leader in ICT Leadership 2017.

Gatot berharap agar pemerintah Sumatera Utara dan seluruh pemerintah kabupaten se Sumatera Utara melalkukan percepatan tanam padi, jagung dan kedelai pada lokasi potensial sehingga menaikkan peringkat padi menjadi nomor 4 se Indonesia.

“Dan untuk jagung agar mengejar peringkat nomor 3 dari sebelumnya peringkat 9,” demikian Gatot.[san]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya