Berita

Nusantara

Operasi Zebra Digelar Serentak Mulai 4 November

RABU, 01 NOVEMBER 2017 | 14:55 WIB | LAPORAN:

Kepolisian akan menggelar Operasi Zebra 2017 mulai 4 November di seluruh Indonesia dengan sasaran pengendara yang tidak mematuhi aturan lalu lintas.

"Operasi Zebra dari tahun ke tahun rutin dilaksanakan. Saya harapkan pengaruhnya mampu mendisiplinkan masyarakat, mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas," jelas Kepala Korlantas Polri Irjen Royke Lumowa dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra 2017 di Gedung NTMC Polri, Jakarta, Rabu (1/11).

Menurutnya, operasi bertujuan menurunkan jumlah pelanggaran lalu lintas dan angka kecelakaan lalu lintas. Royke pun mengimbau masyarakat terus melengkapi dokumen kendaraan bermotornya.


Operasi Zebra menargetkan para pengendara yang melanggar peraturan berkendara untuk memberikan efek jera.

"Pelanggaran lalu lintas yang ditindak di antaranya berboncengan tiga orang, melawan arus, tidak pakai helm, tidak pakai sabuk pengaman, menerobos lampu merah, SIM habis masa berlaku, STNK habis masa berlaku, serta tidak menyalakan lampu di siang hari bagi pemotor," papar Royke.

Dalam menindak para pelanggar lalu lintas, polisi akan menerapkan beberapa bentuk penindakan yakni peringatan dan mengeluarkan bukti pelanggaran (tilang). Selain juga akan memberikan tindakan terhadap kendaraan pribadi yang menggunakan rotator dan sirine.

"Selama masih bisa diingatkan kami ingatkan. Kalau memang harus ditilang ya tilang," kata Royke.

Operasi Zebra 2017 yang mengambil tema 'Penegakkan Hukum dan Meningkatkan Kesadaran Serta Kepatuhan Masyarakat Dalam Berlalu Lintas, Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Utamakan Keselamatan Untuk Manusia' ditargetkan mampu menurunkan angka kecelakaan sebesar 10-20 persen. Tahun lalu, angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas turun sebesar 35 persen. [wah]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya