Berita

Dokumen soal Hitler/Press TV

Global

Dokumen CIA: Hitler Kemungkinan Selamat Dari Perang Dunia II Dan Tinggal Di Kolombia

RABU, 01 NOVEMBER 2017 | 12:01 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah dokumen yang baru saja dideklasifikasi dari Badan Intelijen Pusat AS (CIA) mengklaim bahwa pemimpin Nazi Jerman Adolf Hitler tampaknya selamat dari Perang Dunia II dan tinggal bersama mantan Nazi lainnya di Kolombia selama beberapa bulan di tahun 1950an.

Seorang informan yang kode namanya adalah Cimelody-3, telah mengatakan kepada CIA bahwa Hitler masih hidup dan seorang mantan agen SS bernama Phillip Citroen telah berhubungan dengannya di kota Tunja di Kolombia.

"Citroen mengaku telah menghubungi Hitler sebulan sekali di Kolombia dalam perjalanannya dari Maracaibo ke negara itu sebagai pegawai pengiriman KNSM (Royal Dutch) Co," begitu bunyi laporan tersebut, yang diajukan oleh kepala biro CIA di Venezuela seperti dimuat Press TV.


Dokumen CIA yang baru-baru ini dideklasifikasi, yang dirilis minggu lalu sebagai bagian dari file yang terkait dengan pembunuhan mantan Presiden AS John F. Kennedy (JFK), menunjukkan bahwa CIA menyelidiki apakah Hitler melarikan diri dari Eropa dan bersembunyi di Kolombia pada tahun 1954.

Citroen mengatakan kepada informan bahwa dia melihat seorang pria yang sangat mirip dengan Hitler saat bekerja di Residencias Coloniales, sebuah lingkungan yang dihuni oleh mantan Nazi.

Mantan agen SS tersebut juga memiliki foto dirinya dengan sosok yang diduga Hitler dan menggunakan nama Adolf Schritteimayor.

Selama ini, Hitler dikatakan melakukan bunuh diri dengan tembakan senjata dan sianida di sebuah bunker saat tentara Soviet bergegas ke Berlin pada tanggal 30 April 1945. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya