Berita

Nusantara

Guru-guru Di Babel Punya Kemampuan Hebat

SELASA, 31 OKTOBER 2017 | 21:44 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Enang Ahmadi, menjelaskan peta mutu pendidikan di Babel di hadapan Wakil Gubernur, Abdul Fatah, Selasa (31/10).

Enang Ahmadi menjelaskan LPMP bertugas melakukan penjaminan mutu pendidikan dasar di Babel berdasarkan delapan standar yang telah ditetapkan, baik proses, pendirian, pembiayaan hingga pengelolaan.

Potret sekolah di Babel secara umum adalah guru-guru di Babel mempunyai kemampuan yang hebat. Ranking guru Babel meraih peringkat 6 se-Indonesia, untuk kepala sekolah peringkat 5, sedangkan pengawas sekolah meraih peringkat 4.


Itu menggambarkan bahwa ada guru-guru dan kepala sekolah yang bagus di Babel, namun di sisi lain output atau tingkat kelulusan masih rendah.

"Salah satu yang menjadi kendala adalah guru yang bersertifikat pendidik di Babel masih 49 persen. Padahal, target secara nasional adalah 70 persen. Hal ini yang menjadi persoalan, bagaimana upayanya, khususnya terkait dengan guru non PNS yang di sekolah negeri jumlahnya hampir 20 persen," ungkapnya, dikutip RMOL Babel.

Hal itu, ditambahkan Enang, dikarenakan peraturan dari pusat yang salah satunya syarat sertifikasinya adalah harus ada SK dari kepala daerah, dalam hal ini Bupati/Walikota. Jika tidak, maka tidak bisa disertifikasi.

"Hal lain adalah kualifikasi pendidikan yang tidak sesuai dengan jabatan fungsional tenaga pendidik. Masih banyak ditemukan guru di Babel yang tidak sesuai dengan kualifikasi pendidikan. Ini juga menjadi kendala sertifikasi tersebut," jelasnya.

Pada kesempatan itu, Kepala LPMP Babel juga menggambarkan upaya LPMP dalam Perbaikan atau Percepatan Mutu, yaitu dengan adanya tagline "Guru Kawa Murid Pacak". Untuk mencapainya, perlu peran dari pengawas atau kepala sekolah untuk mendorong guru, memaksa guru yang cerdas-cerdas sehingga dia bisa menyampaikan pembelajaran yang maksimum melalui gerakan supervisi.  

"Program bulan supervisi seperti yang telah dilakukan di Bangka Barat yang langsung dilaunching oleh Bupati Bangka Barat. Dengan program ini, diharapkan mendorong guru bergerak lebih cepat, dipantau, dibina oleh kepala sekolah dan pengawas terdekat, sehingga LPMP mudah dalam mendorong hal itu," kata dia.

Wagub Abdul Fatah berharap LPMP mendorong Pemerintah Pusat untuk mereview Peraturan Pemerintah 48/2005 Tentang Pengangkatan Tenaga Honorer Menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil, sehingga LPMP mensertifikasi guru.

Di sisi lain, Wagub berharap LPMP dengan segala programnya selalu meningkatkan kemampuan serta keterampilan para pendidik yang ada di Babel, sehingga mutu pendidikan Babel dapat terjamin. [ald]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Tak Perlu Takut dengan Ide Kewarganegaraan Ganda Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:26

Cara Mengubah Desil DTSEN Secara Online dan Offline, Lengkap dengan Langkahnya

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:15

Tak Cuma Revisi, DPR Sepakat Regulasi Baru Migas

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:14

GBNI Dukung Program Kerakyatan Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:37

B50 Perkuat Kemandirian Energi, Hemat Devisa, dan Dorong Transformasi Ekonomi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:34

Presiden Perintahkan Penanganan Darurat, Wamensos Terjun ke Lokasi Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:28

21 Kantong Parkir Disiapkan Saat Perayaan HUT ke-81 RI di Jakarta

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:31

MBG Harus Kembali ke Tujuan Awal Bukan Jadi Ladang Bisnis

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:21

Ruas Jalan di Jakarta Direkayasa Saat Perayaan HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:12

Besok! Ongkos Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta Cuma Rp8

Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:30

Selengkapnya