Berita

iPhone X/Net

Global

Putrinya Posting Ulas iPhone X, Insinyur Apple Ini Dipecat

SENIN, 30 OKTOBER 2017 | 12:35 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang Youtuber "curhat" mengenai ulahnya yang menyebabkan ayahnya dipecat dari pekerjaanya.

Youtuber itu bernama Brooke Amelia Peterson mempublikasikan video terbaru akhir pekan kemarin di akun Youtube-nya. Ia menjelaskan bahwa ayahnya dipecat dari posisinya sebagai insinyur Apple setelah ia (Amelia) membuat video Youtube sekilas "hands-on" mengenai iPhone X yang pada saat itu belum resmi dirilis.

Amelia mengaku bahwa pekan lalu ia merasa terkejut karena video yang pernah ia posting mengenai cuplikan iPhone X menjadi viral dan trending di Youtube. Video tersebut ia posting pada bulan September. Pada saat itu, ia tengah menemani ayahnya dalam kunjungan ke Kampus Apple di Cupertino, California.


Ia mengatakan bahwa di lokasi itulah ia membuat video Youtube mengenai iPhone X.

"Ayah saya adalah seorang insinyur istimewa yang bekerja pada iPhone X dan dia memilikinya, setelah Apple (mengeluarkan) keynote mereka, setelah banyak Youtuber memposting video X-video hands-on," katanya.

"Ayah saya menunjukkan iPhone X miliknya dan saya syuting di kafetaria Apple," tambahnya.

Pada saat itu, Amelia mengaku membuat video tersebut tidak memiliki maksud apapun, terlebih pada saat itu, followers atau pengikutnya di Youtube hanya beberapa orang.

Namun tiba-tiba video tersebut viral pekan lalu dan jutaan orang menontonya.

"Ini tiba-tiba menjadi viral dan saya tidak tahu bagaimana video saya mendapat banyak perhatian mengingat banyaknya video iPhone X lainnya yang ada di sana," katanya.

Ayahnya nya pun baru-baru ini dipecat oleh Apple atas kejadian tersebut. Ayah Amelia sendiri diketahui bekerja di Apple sejak 2013 lalu.

"Di penghujung hari ketika Anda bekerja untuk Apple, tidak masalah seberapa baik Anda, jika Anda melanggar peraturan, mereka tidak memiliki toleransi. Aturannya ada untuk kebahagiaan dan keamanan pekerja, "kata Peterson seperti dimuat Russia Today. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya