Berita

Ilustrasi/Net

Global

Wanita Arab Saudi Segera Diizinkan Menonton Pertandingan Olahraga Di Stadion

SENIN, 30 OKTOBER 2017 | 07:25 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Arab Saudi tampak kembali menunjukkan keseriusannya untuk mendorong Islam yang moderat. Pasalnya, setelah baru-baru ini mengizinkan wanita untuk mengendarai mobil, kini, negara kaya minyak itu akan mengizinkan wanita menghadiri acara olahraga di stadion.

Ini adalah kali pertama wanita di Arab Saudi tidak lagi dilarang untuk masuk stadion dan menonton acara olahraga. Kebijakan tersebut akan mulai resmi berlaku pada awal tahun depan.

Tiga kota besar di mana wanita akan diizinkan masuk ke stadionnya adalah Riyadh, Jeddah dan Dammam. Otoritas olahraga Arab Saudi, seperti dikabarikan BBC, mengatakan bahwa persiapan akan dimulai di tiga stadion di tiga kota besar tersebut sehingga mereka dapat siap untuk mengakomodasi keluarga dan wanita mulai awal 2018.


Ini adalah langkah lain untuk memberi lebih banyak kebebasan kepada wanita Saudi, yang semula menghadapi peraturan segregasi gender yang ketat.

Reformasi tersebut sejalan dengan rencana luas yang diumumkan oleh Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman untuk membawa perubahan sosial dan ekonomi ke kerajaan yang bergantung pada minyak, yang dikenal sebagai Vision 2030.

Pekan lalu, Pangeran Mohammed mengatakan bahwa kembalinya "Islam moderat" adalah kunci rencananya untuk memodernisasi negara tersebut.

Dia mengatakan bahwa 70 persen penduduk Saudi berusia di bawah 30 tahun dan mereka menginginkan kehidupan agama diterjemahkan dengan baik dalam bentuk toleransi. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya