Berita

Politik

Bawaslu: Kami Fokus Untuk 2018, Kerawanan 2019 Masih Diteliti

SELASA, 24 OKTOBER 2017 | 21:45 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan memetakan daerah mana saja yang cenderung rawan dalam pelaksanaan Pemilihan Umum berdasar pengalaman sebelumnya.

"Kalau indeks kerawanan itu, kami melihat dari tiga dimensi. Dimensi penyelenggara, dimensi kontestasi dan dimensi partisipasi. Masing-masing dimensi ini nanti akan menentukan variabelnya seperti apa," kata Angggota Bawaslu RI, Ratna Dewi Pettalolo, di Kantor KPU, Menteng, Jakarta, Selasa (24/10).

Dia mencontohkan kerawanan di daerah Jawa Timur. Belajar dari pengalaman Pemilu sebelumnya, Bawaslu akan berusaha maksimal untuk meminimalisir gangguan agar tidak terulang kembali.


"Berdasarkan pengalaman lima tahun sebelumnya, misalnya di Jawa Timur pernah terjadi konflik di dalam pelaksanaan Pemilu. Itu tentu menjadi hal yang menjadi perhatian kami agar tidak terulang," tuturnya.

Terkait indeks kerawanan pada Pilpres 2019, Dewi mengatakan masih dalam tahapan penjajakan dan penelitian dari beberapa universitas serta Lembaga Sosial Masyarakat.

"Kami masih fokus pada pelaksanaan Pilkada 2018, karena ini kan sudah di depan mata. Sementara untuk Pileg dan Pilpres masih dalam tahap penyusunan dan penelitian dari pihak-pihak yang kami ajak untuk bekerjasama," ungkapnya. [ald]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya