Berita

Foto: RMOL Jabar

Nusantara

Safari Politik, Deddy Mizwar Dapat Banyak Masukan

SELASA, 24 OKTOBER 2017 | 18:57 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Bakal Calon Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, membantah safari komunikasinya ke DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Jabar sebagai upaya menarik perhatian.

Petahana Wakil Gubernur Jabar itu mengatakan, bukan dirinya yang menentukan bisa mencalonkan diri atau tidak ke Pilgub Jabar. Dia pasrah pada keputusan partai politik.

"Bukan saya yang menentukan, tapi partai yang menilai," ujar Demiz di Kantor DPW PAN Jabar, Jalan Ibrahim Adjie, Bandung, Selasa (24/10).


Dia mengungkapkan pertemuannya dengan DPW PAN tidak hanya membahas Pilgub Jabar 2018. Mereka juga mendiskusikan masalah-masalah yang ada di Jabar.

"Ini yang penting. Jadi tahu tidak beli kucing dalam karung," ungkapnya, dikutip dari RMOL Jabar.

Selain itu, banyak persoalan yang luput dari pengamatan partai politik. Dialog mereka menjadi bahan pertimbangan partai nantinya untuk memutuskan Cagub Jabar 2018.

"Sehingga dalam mendukung calon, siapa pun nanti, partai betul-betul tahu akan ke mana arah yang didukung tadi," jelasnya.

Safari ke partai politik bukan yang pertama kali dilakukan Deddy Mizwar. Sebelumnya ia sudah melakukan safari politik ke Partai Perindo, Partai Gerindra dan PAN.

"Ini sangat menarik, saya sangat berterima kasih sekali dapat mengunjungi partai-partai‎. Melakukan kunjungan tadi dengan masukan-masukan yang sangat luar biasa buat saya," ujarnya. [ald]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

PJJ dan WFH Didorong Jadi Standar Baru di Jakarta

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:02

Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00

Airlangga Bidik Investasi Nvidia hingga Amazon

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:42

Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:26

Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:23

Rismon Sianipar Putus Asa Hadapi Kasus Ijazah Jokowi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:11

Polda Metro Terima Lima LP terkait Materi Mens Rea Pandji

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:09

Prabowo Jawab Telak Opini Sesat Lewat Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:26

Polisi Bongkar 'Pabrik' Tembakau Sintetis di Kebon Jeruk

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:16

Pesan Prabowo di WEF Davos: Ekonomi Pro Rakyat Harus Dorong Produktivitas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:04

Selengkapnya