Berita

Rex Tillerson/Net

Global

AS: Usai Perangi ISIS Di Irak, Milisi Besutan Iran Harus Angkat Kaki

SENIN, 23 OKTOBER 2017 | 15:07 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Rex Tillerson mengatakan bahwa milisi yang didukung Iran yang telah memerangi kelompok ISIS di Irak harus pulang saat pertempuran hampir berakhir.

Ia menegaskan bahwa semua pejuang asing harus pergi dan membiarkan warga Irak membangun kembali negaranya.

Hal itu disampaikan Tillerson saat menghadiri peresmian badan gabungan baru yang didirikan oleh Irak dan Arab Saudi untuk mengkoordinasikan pembangunan ekonomi dan kegiatan kontra-terorisme akhir pekan kemarin.


Tillerson menjelaskan bahwa ia akan membantu Irak berdiri di atas kakinya sendiri setelah pertempuran melawan ISIS dan membantu melawan beberapa pengaruh Iran di negara tersebut.

Sebagai informasi bahwa pasukan pemerintah Irak yang didukung Amerika Serikat telah memerangi ISIS bersama dengan Unit Mobilisasi Populer (PMU), yakni sebuah koalisi sebagian besar milisi Syiah yang banyak didukung dan didanai oleh Iran.

Sejumlah PMU, seperti dimuat BBC, telah dituduh melakukan pelanggaran terhadap warga sipil Sunni, selama operasi sebelumnya untuk mendapatkan kembali wilayah tersebut dari ISIS di Irak.

Milisi PMU juga terlibat dalam pengambilalihan pemerintah Irak pekan lalu di wilayah besar yang dipegang oleh orang Kurdi sejak tahun 2014, ketika ISIS menyapu Irak utara di tengah keruntuhan tentara Irak. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya