Berita

Ilustrasi/net

Dunia

30 Polisi Mesir Tewas Dalam Baku Tembak Dengan Kelompok Hasm

SABTU, 21 OKTOBER 2017 | 08:57 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Sekitar 30 petugas polisi Mesir tewas dalam tembak-menembak, saat melakukan penyerbuan ke tempat yang diduga persembunyian para teroris di bagian barat negeri itu.

Reuters
melaporkan bahwa kejadian itu terjadi pada hari Jumat (20/10) ketika aparat mengikuti sebuah petunjuk ke sebuah tempat yang diperkirakan menampung delapan tersangka anggota Hasm.

Hasm adalah kelompok yang telah mengklaim beberapa serangan mematikan di Kairo yang menargetkan hakim dan polisi sejak tahun lalu.


Para militan melarikan diri setelah bentrokan bersenjata. Mereka terus menembaki unit keamanan yang dipanggil untuk membantu penggerebekan. Para militan juga menggunakan alat peledak. Sebanyak 16 petugas langsung tewas dalam tembak-menembak tersebut.

Dua sumber keamanan mengatakan delapan personil keamanan terluka dalam bentrokan tersebut, sementara sumber lain mengatakan bahwa empat dari mereka yang terluka adalah petugas polisi dan empat lainnya diduga sebagai militan teroris.

Associated Press mengutip seorang pejabat keamanan Mesir mengatakan bahwa baku tembak terjadi di al-Wahat al-Bahriya, sebuah distrik di Giza, sekitar 135 kilometer dari Kairo.

Konvoi empat kendaraan aparat disergap dari tempat yang lebih tinggi oleh para militan yang menembakkan granat berpeluncur roket dan meledakkan bom.

Mesir menuduh Hasm sebagai sayap Ikhwanul Muslimin, sebuah kelompok yang dilarang pada tahun 2013. Namun, Ikhwanul Muslimin membantah tuduhan tersebut.

Mesir telah berada di bawah keadaan darurat sejak pemboman dan serangan bunuh diri yang menargetkan minoritas Kristen Koptik sejak awal tahun ini.

Kampanye anti-pemerintah di Semenanjung Sinai telah berkembang luas sejak militer menggulingkan Presiden terpilih Mohamed Morsi pada pertengahan 2013.

Kelompok bersenjata yang memimpin kampanye tersebut berjanji untuk setia ke kelompok teroris ISIS pada tahun 2014. [ald]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Nina Agustina Tinggalkan PDIP, lalu Gabung PSI

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:10

KPK Panggil Pimpinan DPRD Madiun Ali Masngudi

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:08

Bareskrim Serahkan Rp58 Miliar ke Negara Hasil Eksekusi Aset Judol

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:53

KPK Panggil Lima Orang terkait Korupsi Pemkab Lamteng, Siapa Saja?

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:26

Dua Pengacara S&P Law Office Dipanggil KPK

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:20

Legislator PKS: Bangsa yang Kuat Mampu Produksi Kebutuhan Pokok Sendiri

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:16

Perketat Pengawasan Transportasi Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:09

Evakuasi WNI dari Iran Harus Lewati Jalur Aman dari Serangan

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:02

BPKH Gelar Anugerah Jurnalistik 2026, Total Hadiah Rp120 Juta

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:01

TNI Tangani Terorisme Jadi Ancaman Kebebasan Sipil

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:00

Selengkapnya