Berita

Foto: Reuters

Dunia

Update: Korban Bom Mogadishu Bertambah Jadi 358 Orang

SABTU, 21 OKTOBER 2017 | 07:35 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Jumlah korban yang tewas dalam pemboman dahsyat pada Sabtu pekan lalu (14/10) di ibukota Somalia, Mogadishu, meningkat menjadi 358 orang.

Selain itu, 228 orang dilaporkan terluka dalam serangan paling mematikan dalam sejarah negara tersebut.

Data itu dilansir Kementerian Keamanan Dalam Negeri Somalia pada Jumat malam (20/10) waktu setempat, dikutip oleh Aljazeera.


Kelompok teroris al Shabaab menjadi pelaku serangan mematikan itu, yang menggunakan sebuah truk berisi ratusan kilogram bahan bakar kelas militer dan buatan sendiri. Diduga, bom tersebut sebetulnya diarahkan ke bandara tetapi sudah diledakkan sebelum waktunya.

Ledakan terjadi di Distrik Hodan, yang merupakan kawasan perhotelan, pertokoan, restoran dan kantor-kantor pemerintah pusat.

Militan al Shabbab terusir dari Mogadishu pada tahun 2011 dan terus kehilangan wilayah sejak pasukan penjaga perdamaian Uni Afrika dan pasukan keamanan Somalia bergabung.

Tapi al Shabaab mempertahankan kapasitas untuk memasang serangan bom besar dan kompleks. Selama tiga tahun terakhir, jumlah warga sipil yang terbunuh oleh pemboman terus meningkat seiring al Shabaab meningkatkan kapasitas bomnya

Ironisnya, pengumuman jumlah korban terbaru dari tragedi Sabtu lalu itu dirilis pemerintah Somalia ketika sebuah bom mobil meledak di luar Mogadishu. Kejadian ini menewaskan setidaknya dua orang termasuk si pengemudi.

"Bom meledak di desa Markaz, sekitar 20 Km barat laut Mogadishu," kata seorang Mayor Polisi kepada Reuters. Desa itu diduga dihuni oleh banyak sekali penganut Islam garis keras. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya