Berita

Politik

Anies Enggak Rasis

JUMAT, 20 OKTOBER 2017 | 21:48 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

PUTARAN 1 Pilkada DKI usai. Masyarakat marah, Anies-Sandi gagal menuntaskan pilkada 1 putaran. Spontan, entah inisiatif siapa, spanduk-spanduk boikot mayat Ahoker muncul.

Enggak omong doang, di beberapa titik, masyarakat benar-benar menolak mensholatkan jenazah Ahoker yang meninggal dunia.

Anies-Sandi segera merilis protes keras. Mereka bahkan bilang mereka akan mensholatkan jenazah Ahoker bila enggak ada masyarakat yang mau mensholatkan si almarhum. Anies-Sandi meminta agar spanduk-spanduk keras itu diturunkan.

Manuver Anies-Sandi ini jelas sangat merugikan diri sendiri. Mereka menentang arus besar masyarakat. Sikap ini kontra teori politik lazim. Seandainya Anies-Sandi rasis dan bersikap sesuai fatzoen politik lazim, mereka mestinya ikut suara masyarakat. Hasilnya mungkin mereka akan menang 85 persen. Sesuai dengan komposisi prosentase muslim di Jakarta.

Di masa kampanye itu, seorang tokoh Tionghoa bernama Benny G Setiono tutup usia. Dia terkenal sebagai die-hard Ahoker, sekaligus pimpinan ormas Tionghoa.

Tengah malam, Anies Baswedan langsung mengunjungi rumah duka. Sesaat setelah kabar duka itu dia terima.

Persahabatan mereka tidak dirusak karena beda pilihan dan pandangan politik. Anies Baswedan memberi penghormatan terakhir kepada seniornya itu.

Ternyata, saat Benny G Setiono masih dirawat di rumah sakit, Anies sempat menjenguk. Bila ada orang berkata "Anies Anti Tionghoa", kemungkinan besar dia ngga kenal Anies. Atau bisa jadi, orang ini anggota klub IQ 1-digit. Kalo sudah begini, hastag "Anies Rasis" mesti diganti jadi #guagoblok. [***]

Penulis adalah Anggota Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (Komtak)

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya