Berita

Ilustrasi/Net

Global

AS: Tanggung Jawab Krisis Rohingnya Ada Di Militer Myanmar

KAMIS, 19 OKTOBER 2017 | 13:25 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Rex Tillerson mengatakan bahwa kepemimpinan militer Myanmar bertanggungjawab atas krisis pengungsi Rohingya.

"Kami sangat prihatin dengan apa yang terjadi dengan Rohingya di Burma (Myanmar)," kata Tillerson.

"Saya telah menghubungi Aung San Suu Kyi pemimpin pemerintah sipil, seperti yang Anda tahu ini adalah pemerintahan pembagian kekuasaan.


"Kami benar-benar meminta pertanggungjawaban pimpinan militer atas apa yang terjadi," jelasnya.

Tillerson menggarisbawahi bahwa dunia tidak akan tahan dan menjadi sanksi atas kekejaman yang terjadi di Rakhine, Myanmar terhadap Rohingya.

Channel News Asia
mengabarkan bahwa dalam tujuh minggu terakhir, lebih dari setengah juta Rohingya telah melarikan diri dari Rakhine dan menyeberang ke Bangladesh.

Cerita mereka mengejutkan dunia, dengan catatan tentang tentara Myanmar dan massa Budhis yang membunuh dan memperkosa warga sipil sebelum membakar desa mereka. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya