Berita

Nusantara

Kebijakan Tenggelamkan Kapal Bikin Stok Ikan Melimpah

KAMIS, 19 OKTOBER 2017 | 11:43 WIB | LAPORAN:

Hasil dari kebijakan melawan aksi pencurian ikan atau illegal fishing berdampak positif pada tiga tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf kalla (Jokowi-JK).

Gencarnya Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menenggelamkan kapal pencuri berdampak pada stok ikan di laut Indonesia yang semakin melimpah.

"Hasil dari perang melawan illegal fishing stok ikan naik dari 6,5 juta ton menjadi 7,3 juta ton tahun 2013. Kemudian tahun kemarin mencapai 12,5 juta ton," kata Susi kepada wartawan, Kamis (19/10).


Sejak 2014, KKP berhasil menenggelamkan kapal-kapal pencuri ikan di perairan Indonesia mencapai 663 unit. Selain stok ikan melimpah, hal itu juga berdampak pada meningkatnya nilai tukar nelayan, mulai dari 104,63 pada 2014 menjadi 111,53.

Kemudian juga konsumsi ikan oleh masyarakat yang meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. KKP mencatat, konsumsi ikan pada 2014 sebesar 38,14 kilogram per kapita, naik menjadi 41,11 kilogram per kapita pada 2016. Dan ditargetkan naik lebih signifikan menjadi 47,12 kilogram per kapita akhir 2017 nanti.

"Kalau dikali dengan 250 juta itu sekitar 1,2 juta ton. Yang kita makan dari ikan baik budidaya maupun tangkap itu sudah 1,25 miliar dolar," demikian Susi. [wah]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya