Berita

net

Bisnis

Tingkatkan Peserta, BPJS Ketenagakerjaan Gaet Pengemudi Uber

RABU, 18 OKTOBER 2017 | 20:56 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan makin gencar menyasar kepesertaan dari sektor pekerja Bukan Penerima Upah (BPU). Salah satunya bekerja sama dengan penyedia jas transportasi online Uber Indonesia. Program ini dilakukan karena mitra Uber masuk dalam pekerja BPU.

Direktur Perluasan Kepesertaan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan E. Ilyas Lubis menyatakan, risiko sosial pekerja BPU cukup tinggi sehingga diperlukan jaminan sosial tenaga kerja.

"Mitra Uber termasuk ke dalam kategori pekerja BPU. Mereka tentu tidak terlepas dari resiko saat beraktivitas untuk memperoleh pendapatan," ujarnya di Jakarta, Rabu (19/10).


Ilyas menuturkan, asuransi tersebut terdiri dari Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, dan Jaminan Hari Tua. Nantinya iuran asuransi akan diambil sebesar 1 persen dari nominal penghasilan yang dilaporkan.

Ilyas menjelaskan siapapun yang bekerja berhak mendapatkan perlindungan. Manfaat BPJS ini untuk pekerja adalah, jika terjadi kecelakaan kerja,BPJS akan membayar biaya perawatan di rumah sakit.

Selain itu, BPJS juga akan memberikan upah kerja selama pekerja tersebut tidak bisa  bekerja berdasarkan biaya iuran yang dibayarkan.

"Pekerja secara berkelanjutan akan tetap mendapatkan penghasilan dari BPJS," katanya.

Pihaknya membuka program asuransi dengan iuran senilai Rp16.800.

"Kalau kontribusi bisa dihitunglah, dari setiap pekerja Rp16.800, ada 1.000 orang jadi dikalikan saja. Bagi BPJS tugas kita gimana meningkat coverage (cakupan) kepesertaan," tuturnya.

Rp16.800, kata Ilyas, merupakan iuran terendah. Pihaknya juga membuka iuran sebesar Rp26.800. Kemudian, BPJS Ketenagakerjaan menargetkan mendapatkan 2 juta peserta baru sampai akhir tahun, yang mana 10 persennya diproyeksikan berasal dari pengemudi transportasi online atau sebanyak 200 ribu orang.

Head of Public Policy and Government Affairs Uber Indonesia,John Colombo mengatakan, bahwa kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan ini dapat menjadi upaya mendukung mitra pengemudi Uber untuk mendapatkan perlindungan asuransi dari resiko kecelakaan.

John menambahkan, perlindungan ini juga diberikan ketika mitra pengemudi tidak sedang berada dalam perjalanan yang difasilitasi aplikasi Uber.

"Kami akan terus menginformasikan secara intensif program BPJS kepada mitra pengemudi kami dan membangun ruang sendiri untuk memudahkan mitra pengemudi mendaftarkan keanggotaannya untuk BPJS ketenagakerjaan ini," katanya.

Uber juga berupaya untuk mensosialisasikan asuransi BPJS Ketenagakerjaan kepada mitra-mitra mereka. Uber menyediakan booth informasi yang dinamakan Greenlight Center. Selain itu mitra-mitra Uber juga bisa mengakses dan melakukan pendaftaran melalui aplikasi mitra-pengemudi Uber.[dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya