Fauzi Bowo-Joko Widodo/Net
. Ketidakhadiran Djarot Saiful Hidayat pada saat prosesi serah terima jabatan gubernur dan wagub DKI Jakarta di Balaikota, Jakarta, Senin (16/10), masih terus menjadi sorotan, khususnya di media sosial.
Mantan gubernur DKI yang juga politisi senior PDIP itu dinilai tidak kesatria plus kurang pas dijadikan panutan.
Ketidakhadiran Djarot ini mengembalikan ingatakan saat pelantikan Jokowi-Ahok sebagai gubernur dan wagub DKI pada tahun 2012.
Dimana, pendahulu Jokowi-Ahok yang juga kompetitornya saat itu Fauzi Bowo (Foke), bersama mantan wakil gubernur Prijanto, hadir di pelantikan Jokowi-Ahok.
"Waktu Jokowi dilantik jadi gubernur DKI, Foke juga hadir saat sertijab, ternyata gentlenya (Djarot) hanya di mulut doang," ujar pemilik akun Taufiq Simabua.
"Masih kesatria Foke dibandingkan Djarot. Kumis boleh sama tebal, tapi lebih macho Foke," timpal pengguna akun Iraz Ramadhan.
Pemilik akun Sutomo Bung Tomo tidak mau menyalahkan sepenuhnya Djarot. "Jangan salahkan Pak Djarot. Namanya juga petugas partai, jadi tergantung ketuanya," sindirnya.
Sementara pengguna akun Srostyanti Iyet tidak mau mempermasalahkan ketidakhadiran Djarot. "Hadir tidaknya Djarot tidak masalah. Yang penting DKI punya gubernur baru. Selamat bertugas Anies-Sandi," ungkapnya.
Lavina yang ikut berkomentar meminta kepada semua pihak untuk menyudahi kegaduhan yang ada.
"Sudahlah, pilkada udah lewat. Kenapa masih pada sibuk nyari kesalahan orang.
Btw selamat untuk Bapak Anies-Sandi yang telah menjadi gubernur dan wakil gubernur baru Jakarta. Semoga Jakarta menjadi lebih baik lagi, aman dan damai," harap dia.
Beberapa suara netizen ini diambil dari kolom komentar Facebook tokoh militer Letjen TNI (Purn) Suryo Prabowo dalam statusnya yang berjudul 'bukan contoh baik', Senin (16/10).
Baca:
Djarot Tidak Beri Contoh BaikWakil Ketua MPR RI yang juga Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid sebelumnya juga membandingkan sikap Djarot dengan Foke.
"Kita jangan lupa, dahulu itu Pak Fauzi Bowo dan Prijanto dengan nyaman hadir dalam sertijab Pak Jokowi dan Pak Ahok," ujar Hidayat di gedung DPR, Jakarta, Selasa (17/10).
Djarot tidak hadir dalam pelantikan maupun serah terima jabatan dengan Anies-Sand, dengan alasan menjalani liburan bersama keluarganya di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
Disinggung soal alasan Djarot itu, Hidayat malah mengajak masyarakat untuk mendoakan supaya Djarot menikmati liburannya. "Kita doakan semoga liburan beliau benar-benar membuat beliau terhibur," katanya.
[rus]