Berita

Obamacare/Net

Global

Trump: Obamacare Sudah Selesai

SELASA, 17 OKTOBER 2017 | 11:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa reformasi asuransi kesehatan yang dibenuk di masa Obama, yakni Obamacare sudah tidak berfungsi lagi setelah ia memotong subsidi ke perusahaan asuransi.

"Obamacare sudah selesai, sudah mati, hilang," katanya kepada wartawan awal pekan ini.

"Sudah hilang, tidak ada yang namanya Obamacare lagi, dan saya katakan ini tahun yang lalu, ini adalah konsep yang tidak mungkin berhasil. Dalam hari-hari terbaiknya tidak akan berhasil," sambung Trump seperti dimuat Channel News Asia.


Sejak menjadi presiden pada bulan Januari Trump terus berusaha untuk mengakhiri Undang-Undang Perawatan Terjangkau Obama atau yang lebih populer dengan nama Obamacare. Ia mengurangi beberapa dukungan anggaran pemerintah dan menekan Kongres untuk mencabut dan menggantinya.

Upaya di Kongres meskipun telah gagal, namun Trump tak kehabisan akal.

Ia mengeluarkan kebijakan pengurangan berbagai biaya ke perusahaan asuransi yang dirancang untuk membantu jutaan orang berpenghasilan rendah Amerika untuk mampu membayar pertanggungan.

"Perusahaan asuransi telah membuat keberuntungan mutlak dengan Obamacare," katanya.

Tapi dia mengatakan bahwa, untuk melindungi orang-orang yang akan kehilangan asuransi mereka, Gedung Putih bekerja sama dengan Kongres untuk membut semacam perbaikan jangka pendek sebelum membuat rencana jangka panjang.

Dia tidak memberikan rincian tentang apa yang mungkin disertakan.

"Saya pikir kita akan mengalami perbaikan jangka pendek dan kemudian kita akan memperbaiki jangka panjang, dan itu akan berlangsung pada bulan Maret atau April," kata Trump. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya