Berita

Simulasi serangan di Changi/CNA

Global

Ketika Dua "Pria Bersenjata" Serbu Bandara Changi

SELASA, 17 OKTOBER 2017 | 10:34 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Dua orang pria bersenjata bertopeng menyerbu Stasiun MRT Bandara Changi pagi tadi (Selasa, 17/10).

Penyerang yang membawa senjata itu turun dari kereta api sebelum melepaskan tembakan secara liar ke kerumunan orang yang memicu serentetan jeritan dan berlari ketakutan.

Tenang, serangan itu bukanlah kejadian yang sesungguhnya, melainkan hanya bagian dari simulasi Latihan Northstar. Simualasi itu dilakukan ntuk menguji respons multi-badan terhadap kemungkinan serangan teroris di Singapura.


Simulasi itu dipimpin oleh Kepolisian Singapura (SPF) dan melibatkan lebih dari 650 personel dari Singapore Civil Defense Force (SCDF), Angkatan Bersenjata Singapura (Singapore Ex, ABF) dan agen lainnya.

Di bawah pengawasan ketat Perdana Menteri Lee Hsien Loong, petugas dari Komando Keamanan Angkutan Umum menurunkan para teroris saat gerbang tarif dilempar terbuka untuk memfasilitasi evakuasi.

"Latihan seperti Northstar 10 Phase 1 memungkinkan SPF dan agen lainnya untuk bersama-sama menguji dan memvalidasi tanggap darurat multi-agen terhadap kemungkinan serangan teror," kata direktur SPF, Asisten Komisaris (AC) How Kwang Hwee.

"Kemampuan untuk bekerja dengan baik dengan berbagai pemangku kepentingan publik dan swasta, dalam hal ini sektor penerbangan sangat penting untuk memastikan respons yang efektif terhadap serangan apapun," sambungnya seperti dimuat Channel News Asia. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya