Berita

Nicolas Maduro/Net

Global

AS: Pemilu Venezuela Tidak Bebas Dan Adil

SELASA, 17 OKTOBER 2017 | 06:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat mengecam hasil pemilu yang digelar di Venezuela akhir pekan kemarin.

Pemilu yang dimenangi oleh partai sosialis yang berkuasa di mana Presiden Nicolas Maduro bernaung itu dinilai tidak menerapkan prinsip bebas dan adil.

Dalam pemilu kemarin, kubu Nicolas Maduro memenangkan 17 dari 23 gubernur negara bagian. Pemimpin oposisi menilai bahwa kemenangan itu diliputi oleh kecurangan.


Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat awal pekan ini melalui sebuah surat mengatakan bahwa surat suara dalam pemilu Venezuela telah dimanipuasi dan tempat pemungutan suara dipindahkan tanpa ada pemberitahuan publik. Selain itu djuga diduga ada manipulasi suara dan keterbatasan mesin pemungutan suara di lingkungan oposisi.

"Kami mengecam kurangnya pemilihan umum yang bebas dan adil kemarin di Venezuela. Suara warga Venezuela tidak terdengar," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Heather Nauert seperti dimuat BBC.

Dalam penyataan yang sama juga Amerika Serikat mengkritik kurangnya pengamat internasional independen dan kredibel dan menuntut sebuah audit teknis untuk tabulasi Dewan Pemilihan Nasional. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya