Berita

Foto/Net

Nusantara

Pendukung Minta Anies-Sandi Terapkan Ganjil-Genap Di Semua Jalur

SELASA, 17 OKTOBER 2017 | 02:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru Anies Baswedan-Sandiaga Uno diusulkan untuk memberlakukan sistem ganjil-genap di semua jalur transportasi di DKI Jakarta.

"Bukan hanya jalur-jalur tertentu seperti saat ini yang justru menimbulkan kemacetan yang semakin parah," kata Ketua Umum DPP Gerakan Muda Nurani Rakyat (Gemura) Oktasari Sabil, Selasa (17/10).

Menurut Okta, jika sistem ganjil-genap diberlakukan di seluruh jalur maka akan bisa menekan kemacetan hingga 50 persen.


"Saya kira ini salah satu terobosan jangka pendek yang cukup efektif yang bisa dilakukan," tegas politisi Partai Hanura ini.

Lanjut Okta, penerapan ganjil-genap nantinya tidak perlu lagi berpatokan pada plat nomor tetapi dibuat stiker khus yang sitempel di setiap kendaraan. Ini untuk mempermudah deteksi serta mencegah pemalsuan plat nomor.

"Jadi sebenarnya dengan cara ini masyarakat yang mempunyai mobil lebih dari satu tidak boleh keluar garasi ke jalur manapun," ungkapnya.

"Kalau sekarang kan punya mobil 5 pun bisa kemana mana asal tidak melewati jalur khusus ganjil genap, ini yang memicu penumpukan kendaraan pada jalur tersebut. Sebuah kebijakan publik itu harus efektif, klau tidak efektif untuk apa diberlakukan," imbuh Okta menambahkan.

Mengenai konsep penanganan kemacetan yang pernah ditawarkan Anies-Sandi saat kampanye, menurutnya itu baik, tapi itu untuk jangka panjang dan sasarannya lebih pada peningkatan kualitas pelayanan transportasi publik.

Jelas Okta yang dalam Pilkada DKI 2017 mengambil sikap berseberangan dengan partainya ini, Gemura akan mengawal Anies-Sandi guna memastikan janji-janji politiknya kepada rakyat dapat dipenuhi.

Keputusan Gemura mendukukung Anies-Sandi pada Pilkada DKI didasarkan pada keyakinan Anies-Sandi memiliki kapabilitas dan komitmen dalam melakukan perubahan di Jakarta.

"Jadi Gemura akan terus mengawal kepemimpinan ini dengan menawarkan berbagai ide dan gagasan konstruktif," demikian Oktasari Sabil. [rus]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya