Berita

Nusantara

Cemarkan Nama Baik Jokowi, PKL Puncak Ancam Lawan Nurhayanti Cs

SENIN, 16 OKTOBER 2017 | 21:29 WIB

Ribuan pedagang kaki lima (PKL) di Jalur Puncak, Bogor geruduk Kantor Nurhayanti yang terletak di Cibiong, Jawa Barat, Senin (16/10).

Mereka meminta agar surat peringatan kedua (SP-2) yang diberikan Bupati Bogor itu dibatalkan. Para pedagang maunya direlokasi sebelum tempat biasa mereka berdagang dibongkar. Jika tetap dipaksa untuk dibongkar maka pedagang akan melawan.

"Bupati Bogor, Nurhayanti dan Kasat Pol PP telah melakukan perbuatan pidana dengan mencemarkan nama baik Presiden Joko Widodo demi memuluskan aksi Pemda untuk menggusur PKL di Puncak," kata Koordinator Aksi, Fahreza seperti diberitakan RMOLJabar.com.


"Ibu Bupati tolong keluar dan temui kami. Jangan buat kami menderita. Pemda sudah melakukan pencemaran nama baik Presiden Jokowi. Jangan ketidakmampuan menertibkan pedagang, lalu memakai nama Jokowi untuk melegalkan aksi menggusur PKL. Akan kami laporkan kasus ini ke polisi,” sambungnya melalui pengeras suara.

Beberapa minggu ini Kabupaten Bogor dan Cianjur disibukkan dengan rencana pembongkaran PKL di sepanjang Jalan Raya Puncak.

Sebulan yang lalu Pemkab Bogor sukses membongkar ratusan PKL dari simpang Safari hingga Gadog. Sementara empat hari yang lalu, Pemkab Cianjur juga melakukan hal yang sama di wilayah Ciloto, Kabupaten Cianjur.

Bahkan pembongkaran yang di lakukan Pemkab Cianjur sempat viral secara nasional. Pasalnya pedagang membakar puing bekas pembongkaran di jalan raya.

Dalam video yang viral di media sosial, muncul kata-kata yang mengatakan Jokowi edan. Mereka menuding Presiden di balik pembongkaran tempat usaha mereka .

Hal tersebut ditanggapi Ketua Repdem, yang juga advokat PKL Puncak, Dodi Acdi Suhada ST.

”Jangan mengkambing-hitamkan Presiden terkait pembongkaran PKL Puncak. Karena Sekda dan salah seorang petinggi Satpol PP Kabupaten Bogor juga mengatakan masalah pembongkaran adalah perintah Presiden. Ini namanya pembusukan,” ujarnya.

Menurut Dodi, Presiden tidak memerintahkan pembongkaran PKL Puncak. "Ini sudah politis. Tidak ada perintah Presiden untuk membongkar PKL Puncak. Harus jernih melihatnya. Ini hanya masalah tidak inovatifnya Pembkab Bogor saja dalam mengelola pedagang kecil,” tandas Dodi. [sam]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya