Berita

Dedi Mulyadi

Nusantara

Anies-Sandi Dilantik, Dedi Mulyadi Berharap Jakarta Bisa Berbagi

SENIN, 16 OKTOBER 2017 | 20:53 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kepemimpinan baru DKI Jakarta di tangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno mengundang perhatian khusus dari Bupati Purwakarta Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Dedi mengatakan tugas baru telah menanti keduanya. Ia berharap Jakarta di bawah kepemimpinan Anies-Sandi mau berbagi dengan daerah tetangga.

Pria yang sudah dua periode memimpin Purwakarta itu mengatakan, selama ini Jakarta "hidup" dari hasil jerih payah hampir seluruh daerah di Indonesia. Mulai dari pemerintahan hingga politik dan keuangan, semua berpusat di Jakarta.


"Selamat untuk Pak Anies dan Pak Sandi, pemimpin Jakarta yang baru. Semoga Jakarta mau berbagi dengan tetangga. Di Jakarta mah serba ada, mulai dari pemerintahan, politik dan ekonomi, semua ditentukan di Jakarta," kata Kang Dedi, sapaan akrabnya, dikutip dari RMOL Jabar.

Karena itulah, Kang Dedi menilai sudah saatnya Jakarta ikut memperhatikan daerah penyangga atau daerah tetangganya. Ia mencontohkan Purwakarta yang menjadi daerah penjaga aliran Sungai Citarum dan mencegah banjir di daerah utara, termasuk Jakarta. Selain itu, selama ini Purwakarta juga memasok air minum untuk daerah Jakarta via Waduk Jatiluhur.

"Kalau seperti ini kan Jakarta harus bekerjasama untuk menjaga hutan di daerah hulu Sungai Citarum, ikut menjaga konservasinya karena Jakarta ikut berkepentingan. Air minum juga kan dari kita di Purwakarta via Waduk Jatiluhur," kata dia.

Terkait mobilitas orang dan barang, pria yang kini dijagokan untuk Pilkada Jawa Barat itu memberi usul. Menurut dia, kantong-kantong pertumbuhan di sekitar Jakarta harus dibuka untuk mencegah penumpukan orang dan barang.

"Terminal itu harus ditaruh di daerah luar Jakarta. Pasar induk juga. Saya kira ini membantu meringankan beban Jakarta. Kemacetan tidak akan separah sekarang jika ini dilakukan," terangnya. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya