Berita

RMOL

Nusantara

DPD Ingin Ulos Jadi Warisan Budaya Indonesia

MINGGU, 15 OKTOBER 2017 | 10:43 WIB | LAPORAN:

Wakil Ketua DPD RI Darmayanti Lubis menghadiri pembukaan Festival Ulos dalam Perayaan Hari Ulos 2017 di Simalungun, Medan, Sabtu kemarin (14/10).

Dalam kesempatan itu, Darmayanti yang merupakan senator asal Sumatera Utara mengatakan bahwa Ulos memiliki sejarah panjang sangat penting bagi masyarakat Batak. Ulos memiliki 19 jenis dengan arti dan fungsi masing-masing.

"Ulos merupakan benda sakral dan simbol restu, kasih sayang dan persatuan," tuturnya.


Menurut Darmayanti, festival tersebut adalah tantangan bagi budaya Batak untuk mengubah cara pandang tentang Ulos. Anak muda diharapkan dapat menghargai Ulos sebagaimana para orang tua yang sejak lama merasakan berharganya nilai ulos dalam sistem kekerabatan atau peradatan suku Batak.

"Akankah anak-anak kita memandang ulos seperti memandang kain pada umumnya, maka Ulos haruslah dilestarikan dan diturunkan ke generasi kita sekarang dan seterusnya. Jangan sampai punah," jelasnya.

Darmayanti menambahkan, masyarakat Batak perlu kembali mendorong pemerintah agar memasukan atau mendaftarkan Ulos sebagai warisan budaya Indonesia.

"Perlu dipersiapkan segala persyaratan untuk bisa terdaftar di Unesco seperti Batik. Untuk itu Ulos perlu terus dikembangkan dan diperkenalkan hingga diterima di seluruh mancanegara," bebernya.

Untuk itu, DPD berharap semua kalangan bisa memberi dukungan terhadap perkembangan Ulos. Antara lain dengan ikut membantu perkembangan pengrajin, desainer, promosi dalam setiap kegiatan.

"Jangan sampai ada pihak-pihak asing yang lebih dulu mencintai dan menjadikan kain Ulos sebagai budaya dan bisnis besar mereka," imbuh Darmayanti dalam keterangannya (Minggu, 15/10).

Festival Ulos sendiri turut dihadiri beberapa senator DPD seperti Fahira Idris, Antung Fatmawati, Ririn Darmayanti, dan Novita Annakota. Hadir pula Bupati Simalungun JR Saragih, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Simalungun Pahala RB Sinaga, dan Ketua Yayasan Pemberdayaan Perempuan Indonesia (YPPI) Enni Martalena Pasaribu. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya