Berita

Foto: Setkab.go.id

Nusantara

Tol Kualanamu-Tebing Tinggi Akan Membuat Pariwisata Toba Makin Diminati

SABTU, 14 OKTOBER 2017 | 09:08 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Presiden Joko Widodo sudah meresmikan ruas jalan tol Kualanamu-Tebing Tinggi di Sumatera Utara, Jumat (13/10).

Presiden mengaku sudah dijanjikan bahwa jalan tol sepanjang 61,70 kilometer itu akan beres sepenuhnya pada tahun depan. Pembebasan lahan sudah selesai., berarti tinggal urusan pengerjaan konstruksi.
 
"Pertengahan 2018 sudah sambung jadi 42 Km, tambah 14 Km, sudah sambung sampai ke Tebing Tinggi," kata Presiden, dikutip dari situs Sekretariat Kabinet.
 

 
Dengan adanya tol itu, Jokowi berharap kawasan Danau Toba dan sekitarnya akan menjadi sebuah kawasan pariwisata yang makin diminati.

Dari Medan-Tebing Tinggi ke kawasan Toba yang biasanya memakan waktu 4-5 jam, nantinya kalau tol sudah jadi, akan menjadi kurang lebih 1,5-2 jam.
 
"Mobilitas orang, mobilitas barang itu bisa sangat cepat sekali. Artinya, kalau ada mobilitas barang yang cepat, harga transportasinya juga akan lebih murah. Kalau harga transportasi lebih murah, barang-barang yang dibawa oleh truk-truk itu juga akan jatuh ke masyarakat juga akan lebih murah," tambah Presiden.
 
Biaya transportasi yang turun dengan adanya tol, lanjut Presiden, diharapkan juga membuat daya saing Indonesia meningkat.
 
"Ruas Kualanamu-Tebing Tinggi sudah tidak ada masalah, pembebasan rampung semua. Tapi ada masalah yang di Medan-Binjai, masih ada masalah dengan pembebasan lahan," urai Jokowi.
 
Presiden mengaku telah memerintahkan Kapolda, Kajati, dan Pangdam untuk ikut mendukung percepatan proyek. Dan tentu saja kuncinya juga ada di Kanwil BPN.

"Lakukanlah pendekatan-pendekatan yang baik. Ini bukan untuk kepentingan satu orang, bukan untuk kepentingan dua orang, tapi untuk kepentingan kepentingan rakyat semuanya, dalam rangka mobilitas barang dan orang," ucap Jokowi. [ald]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

PJJ dan WFH Didorong Jadi Standar Baru di Jakarta

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:02

Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00

Airlangga Bidik Investasi Nvidia hingga Amazon

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:42

Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:26

Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:23

Rismon Sianipar Putus Asa Hadapi Kasus Ijazah Jokowi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:11

Polda Metro Terima Lima LP terkait Materi Mens Rea Pandji

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:09

Prabowo Jawab Telak Opini Sesat Lewat Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:26

Polisi Bongkar 'Pabrik' Tembakau Sintetis di Kebon Jeruk

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:16

Pesan Prabowo di WEF Davos: Ekonomi Pro Rakyat Harus Dorong Produktivitas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:04

Selengkapnya