Berita

Foto: Humas Pertamina

Bisnis

Pertamina Sabet 4 Penghargaan IPRA 2017

JUMAT, 13 OKTOBER 2017 | 15:14 WIB

PT Pertamina (Persero) menyabet empat penghargaan di bidang kehumasan dalam malam penghargaan Indonesia Corporate PR Award (IPRA) 2017 yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi di Balai Kartini Jakarta.
 
Empat penghargaan tersebut adalah The Most Popular Company 2017 kategori perusahaan Oil & Gas, The Most Popular Company in Asia, The Most Popular Innovation, dan juga The Most Popular CEO yang diberikan langsung oleh Founder and Comissioner Warta Ekonomi Fadel Muhamad dan CEO Warta Ekonomi Muhammad Ihsan kepada perwakilan Pertamina, Corporate Brand Manager Agoes Boediono yang turut disaksikan oleh Pengusaha Indonesia Aburizal Bakrie dan Dirjen Informasi Komunikasi Publik Kementrian Kominfo Niken Widyastuti.

Acara penghargaan yang baru pertama kali diselenggarakan oleh Warta Ekonomi ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada perusahaan, BUMN, Kementerian, dan lembaga yang berhasil melakukan komunikasi dengan baik dan mengangkat pemberitaan yang positif bagi institusi melalui strategi PR yang efektif di era yang penuh dengan informasi ini.


Hasil penilaian tim juri didasarkan dari analisis konten pemberitaan di top 40 media nasional dan 15 media regional Asia dari bulan Januari hingga Juli 2017 dengan jumlah berita yang dianalisis sebanyak 275.407 berita.

Corporate Brand Manager Pertamina Agoes Boediono mengatakan bahwa penghargaan ini adalah apresiasi bagi usaha para pekerja Pertamina khususnya di bidang PR dan pemberitaan yang positif.

"Founder Warta Ekonomi, Pak Fadel, tadi juga katakan luar biasa untuk pemberitaan Pertamina. Ketika di search nama Pertamina, langsung keluar pemberitaan positif. Artinya publikasi kegiatan PR Pertamina ini sukses. Apalagi sekarang juga di era digital kita juga banyak memberikan informasi-informasi mengenai Pertamina melalui digital," ujar Agoes.

Sementara Muhammad Ihsan, selaku CEO & Editor In Chief Warta Ekonomi mengungkapkan bahwa PR di Indonesia sudah bekerja dengan baik dalam menciptakan sentimen positif di masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan mayoritas berita yang diteliti adalah berita yang positif dimana topik ekspansi bisnis merupakan topik yang paling banyak diberitakan.
 
"Saya kira PR perusahaan di Indonesia telah bekerja dengan baik dimana rata-rata berita yang kami analisis 81 persen adalah berita positif, 17 persen netral, dan hanya 2 persen negatif. Namun, ini masih di media mainstream, bukan termasuk di media sosial," tutur Muhammad Ihsan.[wid/***]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya