Berita

Palestina/Net

Global

Hamas Dan Fatah Satu Suara Soal Rekonsiliasi Politik

KAMIS, 12 OKTOBER 2017 | 12:46 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Dua faksi yang kerap bertentangan di Palestina, yakni Hamas dan Fatah akhirnya mencapai kesepakatan terkait dengan rekonsiliasi politik pekan ini.

Hal itu ditegaskan oleh pimpinan Hamas, Ismail Haniyeh dalam sebuah pernyataan yang dirilis hari ini (Kamis, 12/10). Namun demikian, ia tidak menjelaskan lebih lanjut soal detail kesepakatan yang dimaksud.

"Fatah dan Hamas mencapai sebuah kesepakatan pada senja hari ini dengan dukungan Mesir," tegas Haniyeh.


Seorang pejabat Hamas seperti dimuat Reuters menyebut bahwa detail kesepakatan akan segera dirilis dalam konferensi di Kairo di mana kedua faksi bertemu dan berupaya menemukan kata sepakat awal pekan ini.

Mesir diketahui kerap menjadi mediator untuk melakukn rekonsiliasi untuk pergerakan dua faksi tersebut dalam membentuk pemerintahan persatuan di Gaza dan Tepi Barat.

Hamas dan Fatah sendiri sepakat pada tahun 2014 untuk membentuk pemerintah rekonsiliasi nasional, namun kerap berselisih paham. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya