Berita

Moermahadi Soerja Djanegara/Net

Bisnis

BPK: Pajak 17 Kontraktor Senilai Rp 2,78 T Belum Diselesaikan

RABU, 11 OKTOBER 2017 | 06:59 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ketua BPK RI Moermahadi Soerja Djanegara berharap Presiden Joko Widodo bisa menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam Laporan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) I Tahun 2017.

Dari 687 laporan hasil pemeriksaan BPK terdapat 14.997 permasalahan yang perlu ditindaklanjuti.

Dalam temuan itu, BPK turut mengoreksi perhitungan bagi hasil migas pada SKK. Berdasarkan temuan BPK ada pembebanan biaya yang tidak semestinya diperhitungkan dalam cost recovery senilai 956,04 juta dollar AS atau Rp 12,73 triliun.


Selain itu, BPK juga menemukan ada 17 kontraktor kontrak kerjasama atau  pemegang Working Interest belum menyelesaikan kewajiban pajaknya sampai tahun 2015 senilai 209,25 juta dolar AS atau setara Rp 2,78 triliun.

"Nah semua temuan ada indikasi itu kita serahkan," jelas Moermahadi.

Namun demikian, Moermahadi menjelaskan bahwa BPK tidak bisa menindaklanjuti temuan itu. BPK tidak memiliki alat untuk melakukan eksekusi atas temuan yang didapat.

"Jadi, kalau ada perbedaan, kok ini tidak ditindaklanjuti, kita enggak bisa. Kita hanya melaporkan saja kenapa ini tidak ditindaklanjuti gitu," jelasnya saat menyampaikan laporan itu di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (10/10).

Presiden Jokowi yang menerima pimpinan dan anggota BPK itu didampingi oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung. [ian]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya