Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Subsidi Pemakai Solar Melawan UU BUMN Dan UU Perseroan

SELASA, 10 OKTOBER 2017 | 15:37 WIB | LAPORAN:

Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar satu-satunya yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai BBM bersubsidi. Pada kenyataannya, BBM solar nyaris luput dari sorot elit masyarakat padahal jumlah subsidi penyalurannya sangat besar.

Pengamat Kebijakan Energi Sofyano Zakaria menerangkan, alokasi solar bersubsidi pada tahun 2017 ditetapkan sebesar 14,82 juta kilo liter.

"Jika selisih harga solar subsidi dengan harga keekonomian solar rata-rata sebesar Rp 1.400 per liter, maka pemerintah terpaksa harus menggelontorkan subsidi setidaknya sekitar Rp 20,7 triliun rupiah di tahun 2017," ujar Sofyano.


Namun karena pengadaan dan distribusi solar menggunakan pola penugasan kepada BUMN Pertamina, maka subsidi itu tidak merupakan tanggung jawab penuh pemerintah.

"Pemerintah hanya menanggung subsidi sebesar Rp 500 per liter. Artinya pemerintah secara tidak langsung memaksa Pertamina menyubsidi sekitar Rp 16 triliun," kata Sofyano dalam keteranganya di Jakarta, Selasa (10/10).

BBM solar yang tetap disubsidi dan umumnya dipergunakan oleh pengusaha angkutan. Sementara, lanjut dia, BBM premium yang tidak disubsidi dan dipergunakan oleh konsumen langsung akan dipahami sebagai sikap yang tidak adil.

"Membiarkan BUMN memberi subsidi kepada masyarakat pemakai solar akan menyebabkan BUMN rugi. Ini akan bertentangan dengan UU BUMN dan UU Perseroan. BUMN perlu landasan hukum yang berdasar ketika menjual rugi BBM kepada siapapun," tegasnya.[wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya