Berita

Foto: Humas Pertamina

Bisnis

Pertamina MOR I Perluas Wilayah Operasi Pasar LPG 3 Kg Di Sumut

SENIN, 09 OKTOBER 2017 | 14:48 WIB

PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region I perluas wilayah Operasi Pasar di Sumut untuk memenuhi kebutuhan LPG bagi masyarakat. Kali ini operasi pasar LPG 3 kg digelar di Kabupaten/ Kota Labuhan Batu, Tapanuli Utara, dan Humbang Hasundutan pada Jumat (6/10) lalu.

Area Manager Communication and Relations Sumbagut Rudi Ariffianto merinci sebanyak 1.120 tabung disalurkan di Humbang Hasundutan, di Tapanuli Utara 1.680 tabung dan Labuhan Batu sebanyak 2.240 tabung.

Sebelumnya Pertamina juga telah menggelar Operasi Pasar di Medan, Binjai, dan Deli Serdang di 14 titik sebanyak 5.040 tabung pada Rabu (4/10).


Dari pantauan penjualan pada operasi pasar lalu, cenderung keadaan normal yang menunjukan bahwa kebutuhan masyarakat akan LPG 3 kg terpenuhi dengan adanya operasi pasar. Dari 5.040 tabung digelontorkan sebanyak 4.243 tabung atau 84 persen dari total disalurkan yang terjual. Selain itu seluruh Operasi Pasar dibarengi dengan penyediaan Bright Gas 5.5 kg yang juga terjual sebanyak 53 tabung.

"Total tabung digelontorkan pada Operasi Pasar 4-6 Oktober sebanyak 10.080 tabung LPG 3kg disalurkan ke masyarakat. Kami berharap dengan adanya penjualan Bright Gas 5,5 kg dan operasi pasar, kebutuhan rumah tangga akan LPG dapat terpenuhi dengan baik dan lancar," papar Rudi.

Pertamina hanya menjual LPG 3 kg di outlet resmi yaitu Agen dan Pangkalan yang memasang penanda HET. Sebagaimana diketahui sesuai Permen 26 tahun 2009 Tentang Penyediaan dan Pendistribusian LPG bahwa LPG 3 kg masih disubsidi dan ditentukan kuotanya oleh pemerintah serta peruntukkannya hanya bagi kalangan tidak mampu.

Pertamina akan terus melakukan koordinasi dengan dinas perdagangan setempat untuk memantau penyaluran LPG 3 kg bersubsidi. Apabila ada keluhan terhadap produk dan pelayanan Pertamina dapat disampaikan melalui kontak pertamina 1-500-000 atau melalui website www.pertamina.com.[wid/***]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya