Berita

Jaya Suprana

Menggarap Film G30S Versi Reformasi

SABTU, 07 OKTOBER 2017 | 08:12 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

AJAKAN Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo untuk memutar ulang serta nonton bareng film G30S versi Orde Baru ternyata sempat memicu polemik pro-kontra namun memperoleh dukungan Presiden Joko Widodo yang bersama Panglima TNI ikut nonton bareng film G30S di Bogor 29 September 2017.

Presiden Jokowi juga menyarankan untuk menggarap film G30S versi reformasi. Demi melengkapi upaya mewujudkan saran presiden Jokowi tentang pembuatan film G30S versi reformasi, dengan penuh kerendahan hati saya memberanikan diri untuk menyampaikan saran agar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia berkenan menimba data dan informasi langsung dari para tokoh nasional yang bukan sekadar berteori namun secara lahir batin mengalami sendiri tragedi angkara murka G30S.

Kelirumologi


Pusat Studi Kelirumologi dalam berupaya menelaah kekeliruan-kekeliruan yang terkandung pada tafsir atas tragedi G30S menjumpai cukup banyak tokoh nasional yang benar-benar mengerti apa sebenarnya yang terjadi pada tragedi pertumpahan darah yang disebut sebagai G30S itu.

Misalnya Gubernur Lemhanas RI, Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo putera pahlawan revolusi, Mayjen (Anumerta) Sutoyo Siswomiharjo yang gugur pada peristiwa G30S. Atau Komjen Pol (Purn), Jacky Mardono Tjokordirejo yang pada usia 31 tahun terlibat langsung sebagai kapolres Padang Pariaman, polda Sumbar yang merupakan basis PKI di Sumbar.

Pusat Studi Kelirumologi juga memperoleh banyak masukan berharga tentang apa sebenarnya yang benar-benar terjadi pada G30S yang secara pribadi dialami langsung seorang wartawan muda yang kemudian menjadi Duta Besar dan kini berkarya sebagai tokoh ilmu politik dan militer Prof. Dr. Salim Haji Said yang dituangkan ke dalam buku "GESTAPU 65, PKI, Aidit, Sukarno dan Soeharto".

Keseimbangan

Silakan juga hayati inti makna memoar Jenderal Besar TNI A.H. Nasution "Memenuhi Panggilan Tugas" serta memoar Jenderal Besar TNI Soeharto "Pikiran, Ucapan dan Tindakan Saya" demi lebih mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada tragedi G30S.

Jangan lupa simak buku putih tentang G30S yang dikeluarkan oleh Sekretaris Negara RI serta dokumen terpilih sekitar G30S dengan kata pengantar Gubernur Lemhannas Letjen TNI Sofian Effendi.

Dan tentu sangat penting untuk mewawancara keluarga almarhum Jenderal Besar A.H. Nasution beserta para pahlawan yang jatuh menjadi korban keganasan angkara murka G30S.

Untuk demi lebih melengkapi serta menghadirkan keseimbangan data dan infromasi pada film G30S versi Orde Baru tentu sangat arif bijaksana apabila penggarap film G30S versi reformasi berkenan menimba data dan informasi dari para keluarga korban nyawa yang terpaksa ikut berjatuhan pada kemelut yang terjadi pasca G30S.

Termasuk juga mewawancara mereka yang terpaksa masuk rumah tahanan sampai pengasingan di Pulau Buru.

Sangat penting untuk ditata, dijaga dan dicegah agar penggarapan film G30S versi reformasi bukan membuka luka lama namun justru mendukung penyembuhan total atas luka lama. [***]

Penulis adalah pendiri Pusat Studi Kelirumologi dan Sanggar Pembelajar Kemanusiaan

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Malaysia Fair 2026 Jadi Ajang Perluasan Pasar Medical Tourism di Indonesia

Jumat, 05 Juni 2026 | 18:12

CFD Rasuna Said Kembali Digelar, Ini Lokasi Parkir dan Rute Transportasi Umumnya

Jumat, 05 Juni 2026 | 18:10

Begini Spek Bangunan SPPG di Daerah 3T yang Dibangun Kementerian PU

Jumat, 05 Juni 2026 | 17:47

Sambut Nanik Deyang, APJI Minta Juknis Dapur MBG Dibenahi

Jumat, 05 Juni 2026 | 17:01

Menteri PU Rampungkan 222 SPPG di Daerah 3T

Jumat, 05 Juni 2026 | 16:48

KPK Panggil Motivator Ary Ginanjar Agustian di Kasus Gratifikasi IUP Kukar

Jumat, 05 Juni 2026 | 16:45

Akulaku Finance Dukung Proses Hukum pada Tindakan Kecurangan

Jumat, 05 Juni 2026 | 16:36

Mubes Kosgoro 1957: Berkas La Ode Beres, Sari Yuliati Belum Bayar Administrasi

Jumat, 05 Juni 2026 | 16:18

Awas Kolesterol Naik! Ini 5 Tips Sehat Mengolah Daging Kurban ala Ahli Gizi UNS

Jumat, 05 Juni 2026 | 15:57

AS Buka Jalur untuk 36 Kapal Bantuan Kemanusiaan di Selat Hormuz

Jumat, 05 Juni 2026 | 15:33

Selengkapnya