Berita

Foto/Net

Politik

Baret Pangkosrad TNI Lebih Kuat Dari Helm

JUMAT, 06 OKTOBER 2017 | 10:24 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sama seperti Presiden RI Joko Widodo, Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen TNI Edy Rahmayadi juga terjebak kemacetan saat menuju lokasi peringatan HUT TNI 2017 di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Banten, (Kamis, 5/10).

Yang berbeda, Jokowi berjalan kaki sekitar 3 kilometer, sementara Edy memilih menggunakan motor matic. Edy sempat berjalan kaki sekitar 500 meter sebelum akhirnya memacu matic.

Aksi Edy tersebut mendapat pujian dari netizen. Namun karena tidak menggunakan helm, sebagian warganet menyayangkan aksi ketua umum PSSI itu.


"Mantap jiwa. Anda menghiraukan keselamatan buat diri mu Jenderal tapi kamu menyelamatkan bangsa dari nama baik TNI," kata pengguna Facebook Rudi Lubis.

"Itu Baret lebih kuat dari helm, tidak akan pecah kalau jatuh atau terbanting. Bravo TNI," sahut pemilik akun Reswanda T Ade.

Pengguna akun Nasrullah Van Malay menyebut aksi Edy sangat logis. Kalau mobil terjebak, sebaiknya naik motor saja. "Naik motor biar cepat, bukannya malah jalan kaki. Emejink Ndan," ungkapnya.

Pengguna sosmed yang lain mengatakan sebaiknya Edy mengenakan helm yang sudah menjadi aturan baku di Korlantas Polri.

"Pakai helm Pak Jenderal," ujar pemilik akun Zebson Soni Zebua.

Pengguna akun Yayak P-Azzam menyahut. "Helm mana Jenderal? Ntar diuber polantas looh,".

"Untung enggak ada Polantas. Coba kalau ada, sudah ditilang tuh," tmpal pemilik akun Bulan Purnama. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya