Berita

Bisnis

Sebanyak 300 Pekerja Indosat Terancam PHK

JUMAT, 06 OKTOBER 2017 | 09:23 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sebanyak 300 pekerja Indosat terancam pemutusan hubungan kerja (PHK) dengan alasan restrukturisasi organisasi dan efisiensi.

Begitu kata Sektetaris Jenderal Asosiasi Pekerja Indonesia (ASPEK Indonesia) Sabda Pranawa Djati di Jakarta, Kamis (5/10).

"Saat ini, sudah 40 pekerja yang sudah dalam proses dan akan menyusul 300 orang lebih, mereka rata-rata pekerja di bagian IT dan Networking," jabarnya.


Sabda menjelaskan bahwa saat ini ada 25 orang pekerja yang dipaksa untuk mengundurkan diri dari perusahaan jasa telekomunikasi itu.

"Jika tidak mau mundur, mereka diadukan ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker)," kata dia.

Sementara itu, di anak perusahaan Indosat, IM2 juga tengah terjadi potensi PHK massal. Sebanyak 70 pekerja, 200 pekerja kontrak, dan 2 pekerja outsourching dalam ancaman PHK

"Mereka rata-rata bekerja di bagian, sales, technical support, general supoort, property dan fasility walaupun mereka telah bekerja di atas 5 tahun, alasannya sama restrukturisasi organisasi," pungkasnya. [ian]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya