Berita

Bisnis

Konsumsi Dexlite Terus Meningkat Di Aceh

JUMAT, 06 OKTOBER 2017 | 08:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. PT Pertamina (Persero) mencatat peningkatan konsumsi Bahan Bakar Dexlite di wilayah Aceh. Sejak kehadirannya di Aceh pada bulan Juni 2016, konsumsi bahan bakar jenis Dexlite terus meningkat.

Hal ini terlihat dari data konsumsi rata-rata penyaluran Dexlite pada 2016 yakni 10 kl per hari dan meningkat 450 persen pada tahun berjalan di 2017 hingga mencapai 55 kl per hari.

Area Manager Communication and Relations Sumbagut Rudi Ariffianto mengatakan kesadaran masyarakat akan manfaat dari penggunaan bahan bakar berkualitas membuat pola konsumsi produk Bahan Bakar Khusus (BBK) berkualitas seperti Dexlite meningkat.


"Terima kasih dan apresiasi kami untuk konsumen karena kehadiran Dexlite di Aceh telah mendapat respons positif. Produk Dexlite telah menjadi alternatif pilihan bagi para konsumen yang menginginkan varian bahan bakar diesel berkualitas dan ramah lingkungan," ungkap Rudi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (6/10).  

Awalnya, Dexlite hanya tersedia di 15 SPBU yang berada di Aceh meliputi Kota Banda Aceh, Meulaboh, Loksumawe dan Aceh Timur dengan suplai poin dari TBBM Medan Group.

Saat ini outlet Dexlite sudah mencapai 47 SPBU dan akan terus bertambah di SPBU lainnya di Aceh seiring dengan peningkatan pengguna Dexlite.

Dexlite dengan angka cetane (cetane number) 51 dan kandungan sulfur maksimal 1.200 ppm, mempunyai keunggulan dapat membuat mesin lebih bertenaga‎ dan lebih ramah lingkungan dengan emisi hasil pembakaran yang rendah. [rus/***]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya