Berita

27 Gugus Pertamina/Pertamina

Bisnis

27 Gugus Pertamina Terima Penghargaan Dharmakarya ESDM 2017

KAMIS, 05 OKTOBER 2017 | 22:15 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan penghargaan tahunan kepada warga negara Indonesia baik perorangan maupun kelompok atas karya inovasinya yang berdampak besar bagi negara khususnya bidang energi. Sebagai bagian dari partisipasi Pertamina, perusahaan mengirimkan 27 karya inovasi pekerja dari gugus-gugus CIP yang sudah diaplikasikan.

Atas karya-karya tersebut, Pertamina berhasil memperoleh penghargaan Dharma Karya Kementerian ESDM. Penghargaan Dharma Karya ESDM-Madya diperoleh 3 gugus Pertamina, yaitu Gugus Belah Duren dari Pertamina Shipping, Gugus WO-WS Jatibarang dari Pertamina EP dan Gugus Sypon Effects dari Pertamina Hulu Energi. Selain itu, 24 gugus Pertamina lainnya memperoleh penghargaan Dharma Karya ESDM-Muda.

Secara simbolis, Menteri ESDM Ignasius Jonan menyerahkan penghargaan tersebut di Plaza Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (28/9), setelah sebelumnya juga dilakukan seremonial serupa di Kantor Pusat Pertamina yang dilakukan oleh Direktur PIMR Pertamina Gigih Prakoso, Direktur Pengolahan Pertamina Toharso, dan SVP Fuel Marketing & Distribution Pertamina Gigih Wahyu Hari Irianto.


Proses pengusulan berlangsung sejak Mei 2017 yang dilanjutkan dengan verifikasi dari  tim Kementerian ESDM ke lapangan pada Juli 2017. Tim Gugus juga memberikan presentasi atas inovasinya kepada tim ESDM pada awal September 2017 hingga pengumuman di akhir September 2017.

Ini adalah penghargaan Dharma Karya yang diterima insan Pertamina untuk kesekian kalinya. Pertamina pertama kali ikut serta pada tahun 2015 dengan mengirimkan 23 gugus CIP dan menghasilkan 1 karya yang dinilai sebagai Dharma Karya ESDM Utama 1, Madya 4 dan Muda 18.

Dalam sambutannya, Jonan menuturkan agar semua inovasi yang telah dicapai tidak hanya bermanfaat bagi perusahaan, tetapi juga berguna bagi masyarakat, khususnya bangsa dan negara.

“Saya minta semua inovasi harus ada manfaatnya bagi orang lain. Hasil pe­nemuannya itu harus bisa dimanfaatkan bagi orang banyak,” papar Jonan.

Chairul Dhany, salah seorang perwakilan dari Pertamina yang menerima penghargaan Dharma Karya ESDM 2017 mengaku tidak menyangka dirinya bersama rekan-rekan tim ‘belah duren’ akan menerima penghargaan dari Menteri ESDM, Ignasius Jonan.

“Bangga sekali mas, karena ini sebagai bentuk pengakuan dari negara bahwa inovasi yang kami lakukan bermanfaat tidak hanya bagi Pertamina tetapi juga untuk negara,” ungkap Dhany.

Sementara di tempat terpisah, SVP Fuel Marketing & Distribution Pertamina Gigih Wahyu Hari Irianto mengatakan, penghargaan ini menjadi bukti bahwa insan-insan Pertamina bergerak cepat melakukan inovasi disegala bisnis proses dalam rangka melakukan perbaikan. Di samping efisiensi, pergerakan inovasi menjadi kunci Pertamina bisa bertahan.

“Insan Pertamina memiliki kesadaran tinggi bahwa kompetisi sudah semakin meningkat. Dengan komitmen seperti ini kita yakin Pertamina akan lebih survive. Manajemen puncak Pertamina telah membuka diri untuk menjalin komunikasi sehingga dengan komunikasi ini akan terdeteksi hal-hal yang mesti dilakukan perbaikan dan melakukan improvement yang diimplementasikan dengan segera,” ungkap Gigih Wahyu.

Sebagai perusahaan yang telah dikenal atas komitmen yang besar bagi peningkatan bisnis perusahaan terhadap kegiatan mutu, maka Pertamina melalui sinergi dari seluruh komponen perusahaan. Sehingga diharapkan bisa menciptakan berbagai inovasi baru yang berdampak besar dan da­pat turut mengharumkan Indonesia di taraf in­ter­nasional sesuai dengan visi Pertamina menjadi perusahaan energi kelas dunia.[san]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya