Berita

Ilustrasi

Politik

KPAI Apresiasi Kebijakan Gubernur DKI Masuk Pantai Ancol Gratis

KAMIS, 05 OKTOBER 2017 | 16:13 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Lirik salah satu lagu Nusantara "Nenek Moyangku Seorang Pelaut" merupakan bukti tentang kejayaan laut Indonesia yang hampir menguasai separuh daratan Asia pada masa lalu. Namun, saat ini kejayaan tersebut tinggal kenangan dalam sebuah lagu.

"Kemegahan dan kegagahan ini sepertinya agak surut, melihat generasi anak anak Jakarta yang tidak banyak pilihan dalam mengenal budidaya dan keanekaragaman hayati dalam kelautan," jelas Komisioner KPAI Bidang Hak Sipil dan Partisipasi Anak, Jasra Putra, (Kamis, 5/10).

Karena itu KPAI menyambut baik kebijakan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. Pada 14 Oktober mendatang atau hari terahir masa aktif Djarot sebagai gubernur, akan digelar uji coba tiket gratis masuk Pantai Ancol.  


"Untuk itu momentum membuka gratis masuk Ancol merupakan kebijakan yang mendengarkan aspirasi dan partisipasi anak pada bidang kelautan dan ini merupakan inovasi Kota Layak Anak dengan membangun ruang terbuka yang merupakan bagian satelit RPTPRA," ungkapnya.

KPAI berharap dengan dibukanya akses bagi anak anak, Ancol bisa menjadi pusat perayaan Hari Maritim buat anak anak Jakarta dalam mengenal kearifan budaya lokalnya dalam potensi kelautan.

Dia menambahkan bermain, berekreasi, dan berekspresi merupakan salah satu hak anak yang diatur dalam UU 35/2014 yang harus dipenuhi oleh pemerintah pusat, daerah, keluarga dan masyarakat.

"Maka rencana kebijakan pembebasan tiket masuk Ancol perlu kita dukung agar bisa direalisasikan," papar Ketua PP Pemuda Muhammadiyah ini.

Ke depan diharapkan Ancol menjadi Poros Maritim yang ramah bagi anak anak untuk mengenal potensi dan budayanya. "Dengan membangkitkan dunia maritim bagi anak anak jakakarta menjadi wahana edukasi dan partisipasi keanekaragaman hayati, budidaya dengan sumber kelautan," tandasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya