Berita

Kim Jong Un/Net

Global

CIA: Kim Jong Un Sosok Yang Rasional

KAMIS, 05 OKTOBER 2017 | 15:14 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dinilai sebagai politisi yang rasional.

"Di luar gertak, Kim Jong Un adalah aktor rasional," kata Yong Suk Lee, wakil direktur direktur Pusat Misi Korea CIA seperti dikabarkan Channel News Asia pekan ini.

Hal itu, menurutnya, perlu dipahami oleh Amerika Serikat dalam berurusan dengan negara yang mengembangkan senjata nuklir tersebut.


"Kita memiliki kecenderungan di negara ini untuk meremehkan konservatismenya," sambungnya dalam sebuah konferensi di CIA di George Washington University.

Pernyataan Lee tersebut seakan menyanggah penilaian sejumlah politisi Amerika Serikat, termasuk Presiden Donald Trump yang berulang kali mengatakan bahwa Kim Jong Un adalah sosok yang tidak rasional dan "gila".

Dalam kesempatan yang sama ia menyebut bahwa fokus utama Kim Jong Un adalah tetap berkuasa. Hal itu tercermin dari pembunuhan brutal di Malaysia pada bulan Februari lalu di mana saudara tirinya Kim Jong Nam, dibunuh.

"Ia (Kim Jong Un) ingin memerintah untuk waktu yang lama dan meninggal di tempat tidurnya sendiri," kata Lee.

Lee juga menekankan bahwa sejarah panjang negara tersebut yang telah dikelilingi oleh kekuatan yang lebih besar juga berarti bahwa negara tersebut terus-menerus bersikap defensif dan para pemimpinnya memainkan situasi tersebut.

"Korea Utara merupakan organisme politik yang tumbuh subur dalam konfrontasi," kata Lee.

Namun pertahanan Kim yang gigih hingga saat ini, sambung Lee, terutama dalam  melawan Washington tidak berarti dia akan bertindak tidak rasional sekarang karena dia memiliki kemampuan untuk menembakkan rudal nuklir ke Amerika Serikat. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya