Berita

Maruarar, JK , dan Jokowi/Net

Politik

Maruarar: Mungkin Pada Waktunya Jokowi Yang Minta JK Nakal

KAMIS, 05 OKTOBER 2017 | 14:16 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Indonesia kurang dipandang dunia karena Presiden Joko Widodo kurang nakal dalam pergaulan internasioal. Jokowi juga kurang keras di panggung-panggung internasional.

Demikan candaan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menyampaikan sambutan dalam acara Pidato Peradaban CDCC di Kantor Wapres, Jakarta (Rabu, 4/10) lalu.

Politikus PDI Perjuangan yang dikenal dekat dengan Jokowi dan JK, Maruarar Sirait, mengatakan bahwa Jokowi dan JK ini merupakan dua pemimpin dengan karakter yang saling melengkapi.


Maruarar menjelaskan, Jokowi memulai karir politik secara lengkap dengan memulai menjadi Walikota Solo. Di level ini, Jokowi berhubungan baik dengan masyarakat, TNI dan Polri di level daerah. Jokowi pun berhasil mengatasi persoalan di daerah.

Jokowi kemudian menjadi gubernur di DKI Jakarta. Dan sama, sebagai seorang pengusaha dan politisi yang menjadi pimpinan birokrasi, Jokowi juga membangun komunikasi yang baik dengan stakeholders. Kemudian Jokowi naik lagi ke level nasional sebagai Presiden RI, dan ke level internasional sebagai salah seorang pemimin di dunia.

"Dengan perjalanan seperti itu, maka Jokowi hadir sebagai politisi yang sangat matang dan komprehensif. Value dasar Jokowi adalah persatuan, stabilitas namun tetap demokratis. Jokowi tak senang dengan kegaduhan. Value dasar Jokowi adalah harmoni dan toleransi," ungkap Maruarar di kawasan Menteng, Jakarta (Kamis, 5/10).

Tak heran, sambung Maruarar, Jokowi selalu bijak dalam mengambil keputusan dan benar-benar menjalankan politik bebas aktif secara nyata. Maka tak heran Jokowi membangun hubungan baik dengan Timur Tengah, China, Korea, Amerika Serikat dan Rusia. Hal ini terlihat dari jumlah kunjungan ke negara-negara tersebut maupun jumlah penerimana perwakilan dari negara tersebut.

"Dalam hal krisis kemanusiaan Rohingya, Indonesia mendapat apresiasi dari Sekjen PBB Antonio Guterres. Indonesia jelas beraksi secara nyata, dengan ragam bantuan. Dalam aksi internasional juga, Indonesia mendapat apresiasi dari Menlu Yordan dalam perjuangan kemerdekaan Palestina," ungkap Maruarar.

Sosok JK sendiri, sambung Maruarar, adalah sosok politisi senior yang punya pengalaman panjang sebagai pengusaha dan birokrat, juga berpengalaman komunikasi dan begerak aktif di dunia sosial keagamaan. Karakter inilah yang saling melengkapi satu sama lain antara Jokowi dan JK.

"Karakter Jokowi yang tenang dan Pak JK yang suka terobosan benar-benar saling melengkapi. Keduanya pun dipilih secara sah dan konstitusional. Makanya jangan ada pihak yang mau mengadu domba mereka," tegas Maruarar.

Dengan karakter yang saling melengkapi ini, Maruarar memastikan Indonesia akan selalu dipandang di dunia internasional. Bahkan Maruarar pun balas bercanda.

"Pada waktunya mungkin Jokowi yang akan minta kenakalan JK demi persatuan bangsa, he he," kata Maruarar sambil tersenyum. [ian]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya