Berita

OTT Banjarmasin/RMOL

Hukum

KPK Periksa 21 Saksi Di Polda Kalsel Terkait Suap DPRD Banjarmasin

RABU, 04 OKTOBER 2017 | 17:18 WIB | LAPORAN:

Penyidik KPK periksa 21 saksi di Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) terkait suap Ketua DPRD Banjarmasin. Seluruh saksi dimintai keterangan untuk keempat tersangka.

"Sejak 15 September hingga saat ini sekurangnya 19 saksi telah diperiksa untuk 4 tersangka. Hari ini penyidik memeriksa 21 orang saksi di Polda Kalsel," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (4/10).

Ia menuturkan, saksi-saksi itu terdiri dari Sekretaris DPRD Banjarmasin, Anggota DPRD Banjarmasin dan bagian keuangan PDAM. Dalam pemeriksaan, penyidik fokus pada prosedur pembahasan Peraturan Daerah (Perda) penyertaan modal PDAM Banjarmasin.


"Materi pemeriksan mendalami terkait prosedur pembahasan Peraturan Daerah penyertaan modal PDAM Bandarmasih," pungkasnya.

Dalam kasus itu KPK menetapkan empat orang tersangka di antaranya, Ketua DPRD Banjarmasin, Iwan Rusmali, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin yang juga Ketua Pansus Rancangan Perda, Andi Effendi, Dirut PDAM Bandarmasih, Muslih dan Manajer keuangan PDAM Banjarmasin, Trensis.

Keempatnya terjaring dalam operasi tangkap tangan KPK pada 15 September 2017. Mereka diduga telah melakukan tindak pidana berupa suap terkait persetujuan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) penyertaan modal Pemkot Banjarmasin sebesar Rp 50,5 miliar kepada PDAM Bandarmasin.

Suap diberikan dari PDAM ke DPRD. Uang suap dikumpulkan dari para rekanan PDAM hingga jumlahnya senilai Rp 150 juta. Namun, yang berhasil disita oleh KPK dari OTT tersebut sebesar Rp 48 juta.[san]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya