Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

Cerita Rizal Ramli Soal Holiday Economics

RABU, 04 OKTOBER 2017 | 16:51 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ekonom senior Rizal Ramli punya cerita yang terbilang kocak tentang jumlah hari libur nasional yang terlalu banyak di Indonesia.

"Indonesia terlalu banyak libur. Saya mengaku salah," tulisnya di halaman Facebook.

Mengapa Rizal mengatakan dirinya ikut bersalah karena jumlah hari libur yang begitu banyak?


Ceritanya begini.

Gagasan memperbanyak hari libur nasional muncul dalam pembicaraan di sela makan siang antara Rizal Ramli dengan seorang pejabat tinggi sekitar sepuluh tahun lalu.

Kepada teman makan siangnya, RR mengatakan dirinya baru selesai membaca buku mantan PM Republik Rakyat China Zhu Rong Ji tentang strategi menggenjot pertumbuhan perekonomian negara itu menjadi double digit.

"Dia (pejabat tinggi) tertarik ingin baca bukunya," tulis Rizal Ramli.

"Saya bilang, kalau baca buku bagus, saya biasa menggarisbawahi. Pada chapter 5 yang diulas tentang holiday economics, mengungkapkan bahwa liburan harus diperbanyak, supaya konsumsi lebih tinggi," sambungnya.

Seminggu kemudian, lanjut RR, pejabat tersebut menggelar rapat dengan para menteri untuk berkoordinasi membahas kebijakan memperbanyak liburan, termasuk di hari "terjepit".

Belakangan Rizal Ramli baru sadar, bahwa dia lupa mengatakan kepada temannya itu untuk mempelajari bab-bab lain dari buku Zhu Rong Ji sebelum bab yang menceritakan soal jumlah hari libur.

"Sayang, bab-bab sebelumnya yang menopang kebijakan holiday economics itu tidak dijalankan. Seperti, menggenjot pertumbuhan, pendapatan, produktifitas, infrastruktur dan sebagainya," masih tulis RR.

"Jadi, ekonomi masih di bawah 6 persen. Pendapatan dan produktifitas masih rendah, tapi liburan sudah terlalu banyak," Rizal Ramli menutup cerita dengan nada bersalah. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya