Berita

Politik

PILPRES 2019

Jokowi Dan Prabowo Punya Peluang Yang Sama

SELASA, 03 OKTOBER 2017 | 13:18 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Petahana Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Sibianto punya peluang sama di Pilpres 2019.

Demikian analisa pengamat politik Herman Dirgantara menanggapi survei terbaru Media Survei Nasional (Median) yang dirilis, Senin kemarin (2/10).

Jokowi dan Prabowo adalah rival di Pilpres 2014.


Herman menilai, mendekati tahun politik 2018, baik Jokowi maupun Prabowo masih memiliki peluang yang sama besarnya.

"Baik Pak Jokowi maupun Pak Prabowo, keduanya masih punya peluang yang sama untuk terpilih," kata dia dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Selasa (3/10).

Untuk mewujudkan peluang tersebut, lanjut Herman, perlu ada terobosan-terobosan.

"Ada tiga faktor penting nantinya. Yakni, mesin politik yang terkonsolidasi dengan baik, kemampuan mengkapitalisasi sosial media, dan kepiawaian merespon isu sensitif," ujarnya.

Dalam survei Median, elektabilitas Jokowi dan Prabowo masih berada di posisi teratas. Jokowi berada di angka 36,2 persen, sementara Prabowo berada di angka 23,2 persen.

Namun, masih ada 40,6 persen responden yang tidak memilih dua figur itu. Dari angka yang ada, keinginan terhadap sosok presiden baru secara umum lebih besar, sehingga elektabilitas petahana belumlah aman. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya