Berita

Politik

PILKADA SERENTAK 2018

Tiga Provinsi "Gajah" Jadi Rebutan Parpol

SELASA, 03 OKTOBER 2017 | 12:30 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pilkada Serentak 2018 merupakan miniatur Pemilu Serentak 2019. Pasalnya, Pilkada tahun depan adalah parameter utama peta politik menuju Pileg dan Pilpres 2019.

Pengamat sosial politik Hadi Saeful Rizal mengatakan, dalam perhelatan Pilkada serentak nanti, kontestasi elektoral akan terkuras sebanyak 68,3 persen dari jumlah daftar pemilih tetap.

"Dengan angka 68,3 persen lumbung suara yang akan diperebutkan itu, maka hampir dipastikan semua partai politik akan akan berusaha mempersiapkan mesin politik dengan menggunakan berbagai strategi terbaiknya untuk memenangi pertarungan di Pilkada 2018," ucapnya, Selasa (3/10).


Direktur Institut Holistika Education itu memaparkan dari 17 provinsi yang meyelenggarakan Pilkada, tiga diantaranya adalah provinsi "gajah". Yaitu, Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Dalam peta kotestasi Pilpres, tiga provinsi tersebut masuk kategori zona utama sebagai wilayah prioritas yang padat basis kantong suara.

Jelas Hadi, jika merujuk data pemilih Pilpres 2014 yang berjumlah 188.224.161 orang, pemilih dari 17 provinsi adalah 140.085.308 orang. Sedangkan pemilih di tiga provinsi "gajah" sebanyak 91.067.296 orang atau setara dengan 48 persen.

"Itu artinya, dengan memenangkan perhelatan pilkada di tiga Jawa saja, kerja-kerja politik pada Pilpres 2019 dipastikan relatif lebih ringan," pungkasnya dilansir dari RMOL Jabar. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya